Kominfo fokuskan "Digitalisasi Nasional" selama pandemi COVID-19

id kominfo,kemenkominfo

Ketua Tim Pakar Satgas Penanganan COVID-19 Wiku Adisasmito (kiri) dan Direktur Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik (Dirjen IKP) Kominfo RI Widodo Muktiyo (tengah) dalam siaran virtual bertajuk "Budaya Baru, Agar Pandemi Berlalu", Rabu (12/8/2020). (Tangkapan layar Youtube/Kominfo)

Jakarta (ANTARA) - Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) RI akan lebih berfokus pada visi "Digitalisasi Nasional" di masa pandemi virus corona baru (COVID-19).

Hal itu disampaikan Direktur Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik (Dirjen IKP) Kominfo RI, Widodo Muktiyo melalui siaran virtual bertajuk "Budaya Baru, Agar Pandemi Berlalu", Rabu.

Visi Digitalisasi Nasional ini, lanjut dia, terbagi ke tiga poin penting, dan sesuai dengan tugas yang diberikan Presiden Joko Widodo kepada Menteri Kominfo Johnny G Plate dan jajarannya.

"Presiden sudah menugaskan Menkominfo dan jajarannya untuk mengembangkan model kerja; pertama, melengkapi infrastruktur telekomunikasi dan penyediaan akses internet 4G," kata Widodo.

Baca juga: Kominfo catat 1.028 hoaks tentang COVID-19

Baca juga: Tanda tangan elektronik solusi transaksi digital era normal baru


"Selanjutnya adalah adanya Pusat Data Nasional, serta pembangunan ekosistem digital ," ujarnya melanjutkan.

Pembangunan infrastruktur telekomunikasi dan penyediaan akses internet 4G hingga ke daerah 3T (Terluar, Terdepan, dan Terpencil) adalah salah satu hal prioritas Kementerian Kominfo.

Widodo mengatakan, pihaknya akan lebih gencar dalam hal penggelaran fiber optik, BTS, sprektrum frekuensi radio, akses internet, dan satelit. Dengan ini, ia berharap seluruh desa di Tanah Air bisa segera menikmati akses internet dengan merata.

Lebih lanjut, pembangunan Pusat Data Nasional juga akan menjadi fokus Kementerian Kominfo. Hal ini diperlukan agar dapat terintegrasi untuk mewujudkkan Satu Data Nasional sebagai tulang punggung penyediaan layanan publik secara digital.

"Penyediaan layanan publik secara digital dan mewujudkan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) sebagaimana diamanatkan dalam Perpres No. 95 Tahun 2018," ujar Widodo.

Baca juga: Kominfo harap masyarakat sadar lindungi data pribadi

Baca juga: Kementerian Kominfo kembali raih predikat WTP dari BPK


Selain itu, pembangunan ekosistem digital juga dinilai Kominfo penting, karena di dalamnya meliputi penyiapan SDM/talenta digital, start-up digital, dan melakukan adopsi teknologi digital di sektor-sektor strategis seperti UMKM, pertanian, kesehatan, pendidikan, hingga pariwisata.

Widodo berharap Kominfo terus memberikan informasi dan publikasi penting bagi masyarakat agar dapat menyikapi pandemi dengan optimisme, diiringi dengan semangat gotong royong serta disiplin melakukan protokol kesehatan dalam beraktivitas.

"Terutama di bulan Agustus ini, tentunya kita semua ingin merayakan Hari Kemerdekaan, tapi jangan sampai lupa kalau kita masih di masa pandemi. Kami berharap bisa terus menyampaikan optimisme di HUT RI," pungkasnya.

Baca juga: Rayakan HUT RI ke-75, pemerintah gelar lomba video hingga podcast

Baca juga: Kominfo surati Kreditplus soal dugaan data pengguna bocor

Baca juga: Menkominfo : Sektor TIK terus berkontribusi positif di tengah pandemi

Pewarta : Arnidhya Nur Zhafira
Editor: Alviansyah Pasaribu
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar