Menteri PPPA apresiasi Sulsel hadirkan taman bermain untuk anak

id menteri PPPA Wija Maccae

Menteri PPPA apresiasi Sulsel hadirkan taman bermain untuk anak

Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) I Gusti Ayu Bintang Darmawati saat mengunjungi RS Labuang Baji Makassar, Selasa (18/8). ANTARA/HO

Makassar (ANTARA) - Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) I Gusti Ayu Bintang Darmawati memberikan apresiasi khususnya kepada Tim Penggerak PKK Provinsi Sulawesi Selatan yang menghadirkan ruang bermain untuk anak.

I Gusti Ayu Bintang dalam kunjungannya di Makassar, Selasa, mengatakan kebutuhan anak untuk bermain baik saat kondisi normal ataupun normal baru akibat pandemi COVID-19 memang tetap harus menjadi perhatian bersama agar bisa tumbuh menjadi sosok yang berkualitas.

Baca juga: Menteri PPPA: Potensi perempuan dalam perekonomian sangat besar

"Termasuk dalam situasi ini (COVID-19), kita ingat anak-anak dalam usianya memang waktunya bermain. Untuk itu sudah seharusnya kita memberikan ruang yang seluas-luasnya kepada anak untuk bisa mengaktualisasikan diri," katanya usai meninjau ruang bermain anak Wija Maccae Paccerakkang, Makassar, Selasa. 

"Saya apresiasi  PKK yang meramu dan merancang arena bermain Wija Maccae Maccae ini," lanjut dia.

Ia menjelaskan komitmen PKK Sulsel yang memberikan ruang untuk bermain, belajar dan bersosialisasi dengan sesama anak, patut dijadikan contoh bagi daerah lain agar juga memberikan ruang khusus bagi anak. 

Baca juga: Menteri PPPA ingatkan perkawinan anak langgar hak anak, harus disetop

Baca juga: Korbannya besar, Menteri PPPA: Indonesia negara asal perdagangan orang


Sebab, kata dia, dengan keberadaan ruang bermain ini, maka diharapkan bisa membuat anak tidak hanya pandai tapi berkualitas dengan artian kreatif, sehat mental dan spiritual, berkarakter dan mandiri.

"Namun dalam kondisi pandemi saat ini, protokol kesehatan seperti jaga jarak, pakai masker harus menjadi perhatian. Saya juga apresiasi sebelum masuk, sudah tersedia tempat cuci tangan," jelasnya.

Baca juga: Menteri PPPA: Perdagangan orang langgar harkat martabat manusia
 

Pewarta : Abdul Kadir
Editor: Agus Salim
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar