Tebing galian C di Grobogan longsor, 3 tewas

id Longsor grobogan

Tim SAR mengevakuasi tiga korban tewas tertimbun longsor di area tambang galian golongan C di Desa Katekan, Kabupaten Grobogan, Rabu (19/8/2020). (ANTARA/HO-Basarnas Semarang)

Semarang (ANTARA) - Tebing di area tambang galian golongan C di Desa Katekan, Kabupaten Grobogan longsor pada Rabu, mengakibatkan tiga orang tewas tertimbun material longsoran.

Kepala Basarnas Semarang Nur Yahya mengatakan korban tewas merupakan buruh pengangkut batu yang saat kejadian sedang menggali material bersama para pekerja lainnya.

Ketiga korban tewas masing-masing Suwadi (45), Yulianto (35), dan Ridwan (39) yang semuanya warga Desa Katekan, Kabupaten Grobogan.

Ia menjelaskan kejadian nahas tersebut bermula ketika para pekerja tersebut mulai menggali sekitar pukul 09.00 WIB.

"Bagian atas tebing ada retakan kemudian tiba-tiba longsor," katanya.

Petugas SAR harus menggunakan alat berat untuk mengevakusi korban yang tertimbun material tanah tersebut.

Proses evakuasi, kata dia, membutuhkan waktu beberapa jam.

Setelah dievakuasi dari timbunan, ketiga jenazah korban langsung dibawa ke RS Soedjati Grobogan.

Baca juga: Akademisi ingatkan pentingnya penguatan lereng di daerah rawan longsor
Baca juga: Lima orang pekerja tertimbun longsoran proyek 'doubletrack' di Bogor
Baca juga: Dewan Kulon Progo tinjau tebing longsor ancam rumah warga

Pewarta : Immanuel Citra Senjaya
Editor: M. Hari Atmoko
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar