Aura Kasih lihat peluang di masa pandemi

id Aura kasih

Aktris dan penyanyi Aura Kasih (ANTARA/Instagram @aurakasih)

Jakarta (ANTARA) - Dalam situasi pandemi, kesehatan adalah hal yang paling utama untuk diperhatikan, tak heran banyak orang yang rela melakukan perawatan seperti suntik vitamin C hingga vaksin.

Aura Kasih adalah salah satu orang yang sangat peduli dengan masalah kesehatan, bahkan dia secara rutin melakukan perawatan lengkap. Namun, pandemi membuat sebagian orang khawatir untuk datang ke pusat kesehatan.

Baca juga: Aura Kasih kecam "kritikus film" karena disebut "pabrik susu"

Oleh karenanya, Aura Kasih melalui Aura Dermatology by DNI Skin Center miliknya menghadirkan perawatan kesehatan yang berkonsep wellness. Dalam artian, perawatan tidak hanya diberikan pada bagian luar tubuh, namun juga kesehatan secara menyeluruh.

"Era pandemi dan adaptasi new normal, kita juga menyediakan pelayanan kesehatan menyeluruh mulai dari vaksin hingga immune booster," kata Aura melalui keterangan resminya, Jumat.

Aura mengatakan kliniknya menyediakan vaksinasi untuk kanker serviks, vaksinasi meningitis, hingga vaksinasi influenza. Selain itu ada juga suntik vitamin C hingga immune booster.

"Misalnya mau vaksin tapi takut ke rumah sakit, tidak ingin antre karena ramai, di klinik kita bisa melayani," ujar perempuan yang juga aktif sebagai pengurus Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) ini.

Sementara itu, Aura berbagi pengalamannya setelah proses melahirkan mengalami kerontokan rambut. Dia pun memberi solusi untuk melakukan terapi PRP (Platelet-Rich Plasma).

Terapi ini dilakukan dengan mengambil plasma darah pasien, yang kemudian disuntikkan ke kulit kepala untuk mengatasi rambut botak atau kerontokan.

"Ibu hamil atau habis melahirkan, rambutnya kan suka rontok. Perawatan PRP ini solusi amannya, karena pakai darah sendiri," kata Aura.

Baca juga: Unggah "Renjana", Aura Kasih ucapkan selamat tinggal pada Glenn Fredly

Baca juga: Aura Kasih berdamai dengan Yan Widjaya

Baca juga: Aura Kasih disebut "pabrik susu", Ketua AIMI: busui bukan candaan!

Pewarta : Maria Cicilia
Editor: Suryanto
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar