Peringatan HAI ke-55 diselenggarakan secara daring

id jumeri,hari aksara,hari aksara internasional,daring,kemendikbud

Peringatan HAI ke-55 diselenggarakan secara daring

Direktur Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah (PAUD Dikdasmen) Kemendikbud, Jumeri, dalam taklimat media di Jakarta, Jumat (4/9/2020). (ANTARA/Indriani)

Jakarta (ANTARA) - Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) akan menyelenggarakan peringatan Hari Aksara Internasional (HAI) ke-55 yang akan diselenggarakan secara daring pada 8 September.

Direktur Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah (PAUD Dikdasmen) Kemendikbud, Jumeri, dalam taklimat media di Jakarta, Jumat, mengatakan tema HAI ke-55 yang diusung oleh UNESCO tahun 2020 adalah “Literacy Teaching and Learning in The COVID-19 Crisis and Beyond’ with a Particular Focus on The Role of Educators and Changing Pedagogies".

Mengacu tema tersebut, Kemendikbud menetapkan tema nasional peringatan HAI tahun ini menjadi “Pembelajaran Literasi di Masa Pandemi COVID-19, Momentum Perubahan Paradigma Pendidikan".

"Dengan tema ini, kami berharap program pendidikan keaksaraan dapat menjadi lebih adaptif terhadap perubahan-perubahan yang terjadi," ujar Jumeri.

Baca juga: Dirjen : Pengentasan buta aksara di daerah terpencil tidak mudah

Dia menambahkan kegiatan itu diselenggarakan sebagai wujud komitmen Indonesia dalam pengentasan buta aksara dan melaksanakan komitmen internasional yang ditetapkan oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). UNESCO menetapkan tanggal 8 September sebagai Hari Aksara Internasional.

"Dengan memperingati HAI, kita perkuat komitmen seluruh pemangku kepentingan pendidikan, baik tingkat pusat, provinsi, maupun kabupaten/kota dalam penuntasan buta aksara," jelas dia.

Peringatan HAI pada 2020 diselenggarakan secara webinar dan disiarkan selara langsung melalui sosial media Kemendikbud, TV Edukasi, dan sosial media Direktorat Pendidikan Masyarakat dan Pendidikan Khusus. Dalam webinar HAI tanggal 8 September itu akan dihadiri oleh Mendikbud, UNESCO, dan para pelaku pendidikan keaksaraan dan literasi masyarakat.

Baca juga: Mendikbud harap pengentasan buta aksara sejahterakan masyarakat adat

Serangkaian acara pendukung HAI juga telah disiapkan antara lain dimulai pada tanggal 24 Juli hingga 28 Agustus 2020, yakni Serambi Literasi dalam 10 sesi yang dilaksanakan setiap hari Jumat sore dan malam secara virtual mendiskusikan tentang pengembangan literasi masyarakat di masa pandemi.

Selain itu juga Pekan Perayaan Literasi dengan mengusung tema yang selaras dengan tema HAI yang terdiri dari rangkaian kegiatan seperti pameran foto dan video literasi, diskusi literasi virtual, worskhop pengelolaan Taman Bacaan Masyarakat, webinar literasi, yang diselenggarakan pada tanggal 1 hingga 7 September 2020.

Pada puncak peringatan HAI akan diberikan penghargaan kepada berbagai pihak yang telah berkontribusi dalam bidang keaksaraan dengan total penerima penghargaan mencapai 48 orang atau lembaga.

"Kami ucapkan selamat kepada para pemenang apresiasi, seraya kami titipkan pesan teruslah berkarya untuk mencerdaskan anak bangsa," harap Jumeri.

Baca juga: Dirjen Paud dan Dikmas: ragam budaya lokal dorong literasi masyarakat
Baca juga: Menghadirkan akses literasi bermakna bagi penyandang disabilitas


 

Pewarta : Indriani
Editor: Budhi Santoso
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar