Pasien sembuh dari COVID-19 di DKI Jakarta bertambah 1.132

id Corona,COVID-19,Kasus Baru COVID-19,Pasien sembuh

Petugas Unit Pengelola Angkutan Sekolah (UPAS) Dinas Perhubungan DKI Jakarta mengevakuasi pasien COVID-19 menggunakan bus jemputan sekolah dari sejumlah Puskesmas di Jakarta, Senin (28/9/2020). (ANTARA/HO-UPAS Dishub DKI)

Jakarta (ANTARA) - Pasien sembuh dari COVID-19 di DKI Jakarta 
pada Selasa bertambah 1.124 orang sehingga menjadi 58.865 dari sebanyak 73.309 warga 
yang positif terpapar virus tersebut.

Berdasarkan data dari Pemprov DKI Jakarta, Selasa, jumlah pasien sembuh tersebut adalah sekitar 80,3 persen dari total kasus positif sebanyak 73.309 orang. Sebanyak 12.726 orang masih dirawat/isolasi serta 1.718 orang meninggal dunia atau hanya 2,3 persen.

Persentase kasus positif berdasar jumlah tes (positivity rate) COVID-19 selama sepekan terakhir di Jakarta sebesar 10 persen, turun dari hari sebelumnya 11 persen. Sedangkan persentase kasus positif di Jakarta secara total sebesar 7,9 persen.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menetapkan dalam sepekan untuk satu kawasan tidak lebih dari lima persen agar masuk dalam kategori kawasan aman.

Pertambahan kasus positif paparan COVID-19 di Jakarta pada Selasa kembali ke angka 1.000-an Jumlahnya sebanyak 1.132 kasus yang merupakan hasil uji usap tiga hari (25, 26 dan 28 September).

Baca juga: 56 kamar Wisma JIC jadi tempat isolasi pasien COVID-19
Baca juga: PSBB dinilai berhasil tekan pertambahan kasus COVID-19 di Jakarta


Atas pertambahan tersebut, jumlah konfirmasi positif sampai Selasa adalah 73.309 kasus.
Pertambahan 1.132 kasus ini merupakan hasil uji usap (swab test PCR) yang dilakukan pada Senin (28/9) dengan ditemukan sebanyak 927 kasus serta akumulasi data pada 25-26 September yang baru dilaporkan sebanyak 205 kasus.

Untuk pengujian usap (swab test) dengan PCR pada Senin (28/9) dilakukan tes pada 10.395 spesimen yang di dalamnya ada 8.328 orang dites untuk mendiagnosis kasus baru dengan hasil sebanyak 927 kasus positif dan 7.401 kasus negatif.

Dengan demikian, rataan tes PCR total per satu juta penduduk sebanyak 87.488. Jumlah orang yang dites PCR sepekan terakhir sebanyak 74.338

Sampai dengan Senin (28/9), sudah ada 1.280.478 spesimen yang telah diperiksa dengan tes PCR untuk mengetahui jejak COVID-19 di lima wilayah DKI Jakarta lewat 54 laboratorium.
 

Pewarta : Ricky Prayoga
Editor: Sri Muryono
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar