Jumlah pasien COVID-19 di RSD Wisma Atlet berkurang 40

id Wisma Atlet,Pasien COVID-19,Covid-19,RSD Wisma Atlet,pasien COVID-19 di RSD Wisma Atlet,pasien COVID-19 di RSD Wisma Atlet menurun

Para personel Yonkes 1/Kostrad saat tiba di Rumah Sakit Darurat Wisma Atlet, DKI Jakarta. (ANTARA/HO-Yonkes 1/Kostrad)

Jakarta (ANTARA) - Jumlah pasien  positif COVID-19 yang dirawat inap di tower 6 dan tower 7 Rumah Sakit Darurat Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta Pusat, berkurang 40 orang, Rabu, dari 2.415 menjadi 2.375 orang .

Kepala Penerangan Kogabwilhan I Kolonel Marinir Aris Mudian, Rabu mengatakan, pasien konfirmasi positif COVID-19 berjumlah 2.375 orang itu terdiri atas 1.137 pria dan 1.238 wanita.

"Pasien rawat inap 2.375 orang, semula 2.415 orang, berkurang 40 orang," ujar Aris dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta.

Berkurangnya jumlah pasien juga terjadi di tower 4 dan 5 (flat isolasi mandiri) RSD Wisma Atlet Kemayoran.

Jumlah pasien isolasi mandiri berkurang 327 orang jika dibandingkan data Selasa (29/9).

Aris mengatakan, pasien isolasi mandiri saat ini berjumlah 1.945 orang, dari semula pada Selasa berjumlah 2.272 orang.

Pemerintah membuka tower 6 dan tower 7 sejak 23 Maret 2020 yang dipergunakan untuk merawat pasien COVID-19 dengan gejala ringan hingga sedang.

Sedangkan tower 4 dan 5 dikhususkan bagi pasien dengan kondisi orang tanpa gejala (asimptomatik) dan tidak punya tempat untuk melakukan isolasi mandiri sejak pengambilan spesimen diagnosis konfirmasi COVID-19.

Tower 5 lebih dulu dioperasikan dari tower 4 yakni pada 15 September 2020. Selanjutnya, Tower 4 baru mulai dioperasikan setelahnya pada 21 September 2020.

Tower 6 memiliki kapasitas 1.300 tempat tidur, sedangkan tower 7 memiliki kapasitas 1.578 tempat tidur.

Sedangkan Wisma Atlet tower 4 dan 5 memiliki kapasitas hingga 3.116 tempat tidur.

Sejak dioperasikan 23 Maret, RSD Wisma Atlet telah menerima jumlah pasien yang terdaftar melakukan perawatan inap karena gejala COVID-19 sebanyak 18.500 orang.

Sementara, pasien yang dinyatakan sembuh dari gejala COVID-19 setelah perawatan kini berjumlah 15.789 orang.

Adapun dari jumlah tersebut, pasien isolasi mandiri yang terdaftar sebanyak 4.152 orang.

Sementara itu, RSD Wisma Atlet juga dapat memberikan rekomendasi rujukan pasien ke RS Penanganan COVID-19 lain yang terdekat.

Aris menyebut RSD Wisma Atlet telah melakukan pemberian rekomendasi rujukan ke Rumah Sakit Penanganan COVID-19 lain di DKI Jakarta sebanyak 329 orang sejak dioperasikan pada 23 Maret 2020 sampai 30 September 2020 ini.

Jumlah RS rujukan COVID-19 di DKI Jakarta sebelumnya ada sebanyak 67 unit, kemudian Pemprov DKI Jakarta mendapat tambahan 13 rumah sakit umum daerah (RSUD) dan menggandeng 26 rumah sakit swasta sebagai rumah sakit rujukan pasien corona sehingga total RS rujukan berjumlah 100 unit.

Sedangkan, pasien meninggal dunia selama perawatan di RSD Wisma Atlet berjumlah 7 orang terhitung sejak 23 Maret hingga kini.

Berdasarkan data dari Satgas Penanganan COVID-19 yang diterima di Jakarta pada Selasa kemarin, pasien sembuh bertambah 3.567 orang dengan total pasien COVID-19 yang berhasil pulih menjadi 210.437 orang.

Sementara untuk kasus pasien terkonfirmasi positif COVID-19 yang meninggal dunia hingga kini bertambah 128 jiwa menjadi 10.601 kematian. Sedangkan saat ini pemerintah juga mengawasi 132.496 orang yang dikategorikan sebagai suspek COVID-19 dan dipantau kondisi kesehatannya.

Baca juga: TNI kirim personel untuk tambahan tenaga medis di RSD Wisma Atlet
Baca juga: 15.441 pasien RSD Wisma Atlet sembuh COVID-19
Baca juga: Pasien COVID-19 di tower 6 dan 7 Wisma Atlet bertambah 58 orang
Baca juga: Pasien pengguna flat isolasi mandiri RSD Wisma Atlet berkurang 109

Pewarta : Abdu Faisal
Editor: Tunggul Susilo
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar