Propam Polda Jatim periksa polisi viral dangdutan

id bidang propam,polda jatim,periksa polisi dangdutan,protokol kesehatan,polisi dandutan, pasuruan, tulungagung

Propam Polda Jatim periksa polisi viral dangdutan

Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Trunoyudo Wisnu Andiko saat memberikan keterangan di hadapan pers. (ANTARA Jatim/Willy Irawan)

Surabaya (ANTARA) - Bidang Profesi dan Pengamanan (Propam) Kepolisian Daerah Jawa Timur memeriksa sejumlah anggota polisi di video viral dangdutan yang melanggar protokol kesehatan pencegahan COVID-19 di Pasuruan dan Tulungagung beberapa waktu lalu.

"Anggota sudah diperiksa dan putusan sidang disiplin," ujar Kabid Humas Polda Jawa Timur Kombes Pol Trunoyudo Wisnu Andiko di Surabaya, Selasa.

Ia mengatakan sidang disiplin ini akan dilakukan atasan langsung dari personel polisi yang terlibat acara dangdutan.

"Setelah dilakukan pemeriksaan oleh Bidang Propam Polda Jatim, akan disidangkan melalui atasan langsung, yaitu Kapolres melalui sidang disiplin," ucap-nya.

Kombes Truno berterima kasih atas kritik, saran hingga aduan dari masyarakat soal video viral polisi dangdutan ini. Ke depan, kata dia, pihaknya akan lebih disiplin menerapkan protokol kesehatan ke anggotanya.

"Kami berterima kasih kepada masyarakat yang telah memberikan masukan kepada Polri. Dalam hal ini memang upaya-upaya polisi sudah sangat keras selama masa pandemik. Namun, dari beberapa jajaran ada satu atau dua (yang melanggar)," katanya.

Baca juga: Polda Jatim dalami video viral polisi dangdutan di Tulungagung

Baca juga: Wakil Ketua DPRD Kota Tegal diperiksa polisi 5 jam


Perwira menengah itu menegaskan meskipun berada di zona hijau atau kuning penyebaran COVID-19, bukan berarti personel kepolisian bisa abai dalam penerapan protokol kesehatan.

Bahkan, lanjut dua, polisi diharapkan tak berhenti dan senantiasa menekan angka penyebaran virus Corona, khususnya di wilayah setempat.

"Ini menjadi suatu peringatan bagi seluruh personel semua bahwasanya walaupun zona di daerah tersebut seperti Tulungagung sudah kuning atau jingga sekalipun, COVID-19 ini suatu hal yang harus diciptakan dan dipelihara agar tidak berkembang lagi," tutur dia.

Sebelumnya, video pertama polisi dangdutan yang viral di media sosial yakni digelar saat acara pisah sambut Kasat Lantas Polres Pasuruan dan menjadi pembahasan di media sosial.

Dalam video berdurasi 53 detik itu, terlihat belasan anggota polisi berseragam lengkap tengah dangdutan.

Sebagian tampak asyik joget bersama dua biduan di atas panggung, sebagian lagi tampak antre giliran naik. Beberapa polisi nampak berkerumun dan ada sebagian yang tidak menggunakan masker.

Sementara, video kedua yang viral tampak sejumlah anggota polisi berpakaian dinas joget sambil menyanyikan lagu bersama biduan.

Di bagian belakang tampak spanduk bertuliskan "Pisah sambut Kapolsek Gondang dari AKP Siswanto ke AKP Suwancono".

Dalam video juga terlihat adanya sejumlah polisi yang menggunakan masker, namun ada pula yang tidak, sedangkan biduan terlihat tidak memakai masker.

Pewarta : Fiqih Arfani/Willy Irawan
Editor: Chandra Hamdani Noor
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar