Komisi X dukung Perpusnas tingkatkan pengembangan perpustakaan daerah

id Komisi X DPR, Perpusnas, Perpustakaan daerah

Kunjungan Komisi X DPR dan Perpusnas ke perpustakaan daerah di Semarang, Kamis (8/10). (ANTARA/HO- Dok pri)

Jakarta (ANTARA) - Wakil Ketua Komisi X Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Agustina Wilujeng Pramestuti mendukung upaya Perpustakaan Nasional (Perpusnas) meningkatkan pengembangan perpustakaan di daerah.

"Selama ini Perpusnas sudah memberikan bantuan untuk pengembangan perpustakaan di Kota semarang. Mulai dari bantuan perpustakaan komunitas, perpustakaan desa hingga pemberian mobil perpustakaan keliling," ujar Agustina dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Jumat.

Dia berharap pemerintah daerah terus mengelola dan merawat perpustakaan yang ada di daerah, agar bermanfaat bagi masyarakat.

Baca juga: Perpusnas rombak susunan organisasi dan tata kerja

"Saya yakin pemerintah daerah seperti Semarang berkomitmen untuk mengembangkan dan mengelola perpustakaan dengan baik," tambah dia.

Deputi Bidang Pengembangan Sumber Daya Perpustakaan Perpusnas, Deni Kurniadi, mengatakan pihaknya mendukung pengembangan perpustakaan di daerah.

"Bahkan bisa menjadikan perpustakaan sebagai kebanggaan warganya," kata Deni.

Deni mengapresiasi perpustakaan daerah di Semarang yang belum lama ini meraih penghargaan internasional.

Pada Agustus 2020 lalu, Perpustakaan warga Microlibrary Warak Kayu di Kota semarang memenangi penghargaan internasional yaitu Popular Choice Award dari Architizer A+ Awards 2020 untuk kategori perpustakaan.

Baca juga: DPR sepakati pagu anggaran Perpusnas 2021 sebesar Rp675,5 miliar

Microlibrary Warak Kayu berdiri di Taman Kasmaran, Semarang, dengan desain seperti rumah panggung. konsep desain itu dipilih agar ruang bawah dari perpustakaan warga pertama yang menggunakan kayu di Semarang itu bisa dimanfaatkan untuk berbagai kegiatan multifungsi.

Kelebihan dari perpustakaan itu adalah lokasinya yang terletak di pusat kota, tepatnya di Taman Kasmaran.

Microlibrary adalah inisiasi Suryawinata Haizelman Architecture Urbanism (SHAU) Indonesia yang berkolaborasi dengan berbagai stakeholder seperti pemerintah, CSR, yayasan , dan komunitas.

Deni menambahkan Perpusnas akan memberikan bantuan penambahan bantuan koleksi buku di tempat tersebut.

"Tahun depan kita tambahkan koleksi buku di perpustakaan ini ya," cetus Deni.***3***

Baca juga: Pemerintah harus kerja sama wujudkan gerakan literasi berbasis budaya
Baca juga: Perpusnas dorong perpustakaan jadi pelopor gerakan literasi masyarakat
Baca juga: Pemerintah berupaya tingkatkan literasi remaja

Pewarta : Indriani
Editor: Triono Subagyo
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar