ACT Malang luncurkan Gerakan Bangkit Bangsaku

id ACT Malang,Gerakan bangkit Bangsaku,Aksi Cepat Tanggap,ACT,Gerakan Bangkit Bangsaku,ACT Malang luncurkan Gerakan

Peluncuran Gerakan Bangkit Bangsaku, yang diinisiasi oleh Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Aksi Cepat Tanggap (ACT) Cabang Malang, di Kota Malang, Jawa Timur, Rabu (14/10/2020). (ANTARA/Humas ACT Malang/VFT)

Malang, Jawa Timur (ANTARA) - Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Aksi Cepat Tanggap Cabang Malang, Jawa Timur meluncurkan Gerakan Bangkit Bangsaku, dalam upaya untuk menyebarkan semangat optimisme di tengah pandemi virus Corona.

Branch Manager ACT Malang Diki Taufik Sidiq, Rabu mengatakan bahwa gerakan ini dipersiapkan untuk mengatasi ancaman resesi ekonomi, kelaparan, kemiskinan, sekaligus dalam upaya membangun kemandirian masyarakat.

"Kami ingin mengajak semua lapisan masyarakat dari berbagai latar belakang, bersatu untuk mengentaskan permasalahan yang menjerat kondisi bangsa saat ini," kata Diki, di Kota Malang.

Baca juga: ACT Malang salurkan bantuan untuk warga terdampak COVID-19

Diki menjelaskan, kondisi saat ini dalam keadaan yang penuh tantangan akibat pandemi COVID-19. Dampak yang timbul akibat pandemi virus Corona, dirasakan seluruh lapisan masyarakat di Indonesia.

Menurut Diki, dampak ekonomi mulai dirasakan masyarakat dengan banyaknya karyawan yang dirumahkan, atau bahkan mengalami Pemutusan Hubungan Kerja (PHK). Selain itu, beberapa sektor usaha juga mengalami masa sulit.

Baca juga: ACT Malang salurkan bantuan waqaf modal usaha mikro

"Spirit dari Gerakan Bangkit Bangsaku adalah upaya bersama penyelamatan sekaligus penyebaran semangat optimis di tengah kondisi ini," kata Diki.

Gerakan Bangkit Bangsaku, akan fokus pada tiga sektor utama, yakni sosial, ekonomi dan kesehatan. Pada sektor sosial ACT akan terus menopang kebutuhan pokok masyarakat, khususnya pemenuhan pangan melalui berbagai program unggulan.

"Beberapa program itu diantaranya adalah Operasi Pangan Gratis, Operasi Makan Gratis, Operasi Warung gratis dan sebagainya," kata Diki.

Baca juga: Kurangi dampak COVID-19, ACT Malang buka layanan warung makan gratis

Sementara pada sektor ekonomi, ACT terus memberikan pendampingan kepada para pelaku usaha mikro dan ultra mikro agar tetap mampu bertahan Di tengah krisis ekonomi, dan pada sektor kesehatan, akan dilakukan langkah preventif guna mencegah penyebaran COVID-19.

Sebagai catatan, hingga saat ini di Kota Malang, secara keseluruhan ada 1.896 kasus konfirmasi positif COVID-19. Dari total tersebut, sebanyak 1.657 orang telah dinyatakan sembuh, 186 orang meninggal dunia, dan sisanya masih berada dalam perawatan.

Baca juga: ACT salurkan bantuan ratusan APD di Malang Raya 


Pewarta : Vicki Febrianto
Editor: Tunggul Susilo
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar