Layanan asuransi perjalanan agar terbang lebih tenang

id travel,pegipegi,wisata,staycation

Ilustrasi liburan (ANTARA/Shutterstock)

Jakarta (ANTARA) - Biro perjalanan daring Pegipegi menghadirkan layanan asuransi perjalanan Pegipegi Travel Protection yang tidak hanya memberikan perlindungan atas kerugian, mulai dari risiko yang ditimbulkan oleh perjalanan dengan pesawat, namun juga perlindungan kesehatan hingga COVID-19.

“Rasa aman dan kebersihan menjadi faktor yang sangat penting di masa pandemi Covid-19. Gaya hidup dan perilaku masyarakat telah berubah, khususnya dalam hal traveling," kata Serlina Wijaya, Chief Marketing Officer Pegipegi, dalam siaran resmi, Rabu.

"Kami berusaha menjawab serta memenuhi kebutuhan masyarakat dengan memberikan layanan asuransi perjalanan yang lengkap dengan tambahan perlindungan kesehatan serta COVID-19 dengan harga yang terjangkau.”

Baca juga: Tur virtual, oase penyejuk dahaga melancong

Dia menjelaskan, layanan ini mencakup perlindungan biaya rawat inap, kecelakaan, pembatalan perjalanan akibat kecelakaan atau darurat medis juga keterlambatan penerbangan. Serta keterlambatan dan kehilangan juga kerusakan bagasi, ketidaksesuaian penerbangan lanjutan dan santunan tunai akibat kecelakaan penerbangan.

Serlina menambahkan, minat untuk berwisata terlihat meningkat seiring pemberlakuan normal baru dilihat dari angka pemesanan tiket pesawat di platform itu.

"Berdasarkan data pemesanan di Pegipegi pada saat long weekend akhir Agustus lalu, terlihat adanya kenaikan pemesanan tiket pesawat terbang hingga 20 persen," kata dia.

Kota yang banyak dituju pada periode tersebut adalah Medan, Jakarta, Padang, Makassar dan Bali.

"Selain itu, kami juga melihat adanya peningkatan tren staycation hingga 1,5 kali lipat dari bulan Juni 2020 hingga saat ini."

Baca juga: Inspirasi tujuan liburan, sembilan pesona wisata alam di kota Malang

Baca juga: Seberapa aman menginap di hotel di masa adaptasi kebiasaan baru?

Baca juga: Pengalaman "staycation" di masa adaptasi kebiasaan baru

Pewarta : Nanien Yuniar
Editor: Maria Rosari Dwi Putri
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar