Pembangunan kantor baru DPRD Padang ditunda jadi 2021 akibat COVID-19

id dprd padang,KANTOR DPRD PADANG

Kepala Bappeda Padang Medi Iswandi. (ANTARA/Ikhwan Wahyudi)

Padang (ANTARA) - Pembangunan kantor baru DPRD Padang yang sedianya akan dilaksanakan pada tahun ini ditunda pada 2021, karena adanya pengalihan anggaran akibat pandemi COVID-19.

"Untuk pembangunan kantor baru DPRD Padang direncanakan pada 2020 dengan anggaran tahun ini Rp33 miliar, namun karena ada realokasi anggaran untuk COVID-19 ditunda tahun depan," kata Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Padang Medi Iswandi, di Padang, Jumat.

Menurut dia, pembangunan kantor baru DPRD Padang yang berlokasi di kawasan perkantoran Balai Kota Air Pacah menggunakan tiga tahun anggaran.

Kantor DPRD awalnya menggunakan anggaran 2020, 2021 dan 2022 , tapi dialihkan jadi 2021,2022 dan 2023, ujarnya lagi.

Tidak hanya kantor baru DPRD Padang, rencana pembangunan sejumlah kantor lainnya juga mengalami penundaan, seperti kantor camat Padang Barat yang pekerjaan penyelesaian tahun ini termasuk kantor camat Padang Timur dan beberapa kantor lurah.

Untuk kantor camat Padang Barat seharusnya tahun ini tahap akhir dengan anggaran Rp6,7 miliar, dan pembangunan baru kantor Camat Padang Timur dengan anggaran Rp15 miliar ditunda tahun depan.

Kemudian, ada tiga kantor lurah dua di Kecamatan Lubuk Begalung dan satu di Kecamatan Lubuk Kilangan termasuk kantor camat.

Medi menyampaikan, di tengah pandemi pembangunan infrastruktur juga menggerakkan ekonomi karena jika tidak ada belanja infrastruktur akan muncul pengangguran.

"Oleh sebab itu, pemerintah perlu melakukan investasi karena dengan adanya pembangunan akan ada yang bekerja, sehingga muncul perputaran ekonomi di tengah investasi swasta yang amat minim saat ini," katanya lagi.

Selain itu, jika infrastruktur tidak dibangun, maka kota akan semakin terdegradasi dan kualitas pelayanan publik kepada masyarakat turun.

Ia menyampaikan belanja pemerintah menjadi tumpuan dan harus direalisasikan, agar ada uang di berputar di masyarakat dalam bentuk belanja modal dan infrastruktur.
Baca juga: Sumatera Barat alokasikan anggaran Rp507 miliar atasi COVID-19
Baca juga: Sumatera Barat alokasikan anggaran Rp507 miliar atasi COVID-19

Pewarta : Ikhwan Wahyudi
Editor: Budisantoso Budiman
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar