Pasien sembuh dari COVID-19 di Sultra 3.329 orang

id pasien sembuh dari COVID-19 di sultra,aa

Polda Sultra menyelenggarakan tes cepat untuk deteksi dini virus Corona. ANTARA/Sarjono/aa.

Kendari (ANTARA) - Tim Satuan Tugas Penanganan COVID-19 Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) menyampaikan pasien sembuh dari virus corona di daerah itu bertambah menjadi 3.329 orang per 25 Oktober 2020.

Juru Bicara (Jubir) Satgas COVID-19 Sultra, La Ode Rabiul Awal di Kendari, Minggu malam, mengatakan pasien sembuh hari ini tercatat sebanyak 71 orang tersebar di Kabupaten Kolaka Utara, Buton Utara dan Kota Kendari.

"Rincian pasien sembuh hari ini Kolaka Utara 22 orang, Buton Utara tiga orang dan Kendari 46 orang," kata Rabiul.

Baca juga: Pasien meninggal akibat COVID-19 di Sultra menjadi 79 orang

Rabiul juga menyampaikan terjadi penambahan kasus positif baru di provinsi itu sebanyak 43 orang, sehingga total kasus konfirmasi positif COVID-19 menjadi 4.664 orang.

"Rincian kasus positif baru hari ini (Kota) Kendari 21 orang, Baubau dan Konawe Kepulauan masing-masing satu orang, Bombana dua orang, Kolaka Utara tiga orang, Konawe 10 orang, dan Konawe Selatan lima orang," jelas Rabiul.

Baca juga: Kasus positif COVID-19 di Sultra bertambah 72 dan satu meninggal

Pria yang akrab disapa Dokter Wayong ini juga menuturkan bahwa kasus meninggal akibat COVID-19 di provinsi itu juga bertambah dua orang, laki-laki 51 tahun asal Konawe dan perempuan 46 tahun asal Konawe Kepulauan, sehingga total kasus meninggal menjadi 79 orang.

Sebaran 79 kasus meninggal COVID-19 di Sultra, yakni Kota Kendari 33 orang, Baubau 15 orang, Kabupaten Muna enam orang, Buton empat orang, Kolaka Utara dua orang, Konawe Selatan dua orang.

Baca juga: Pasien sembuh dari COVID-19 di Sultra sebanyak 3.152 orang

Buton Utara satu orang, Kolaka tiga orang, Muna Barat satu orang, Kolaka Timur satu orang, Bombana dua orang, Buton Selatan dua orang, Konawe menjadi enam orang dan Konawe Kepulauan satu orang.

"Kami mengharapkan seluruh masyarakat disiplin menjalankan protokol kesehatan memakai masker, menjaga jarak dan rajin mencuci tangan menggunakan sabun, guna mencegah penularan dan menekan angka kasus kita," kata Wayong.

Baca juga: Positif COVID-19 di Kaltim bertambah 175 kasus

Pewarta : Muhammad Harianto
Editor: Agus Salim
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar