Debat paslon Pilkada Kepri ditunda karena anggota KPU positif COVID-19

id kpu kepri,pilkada kepri

Debat paslon Pilkada Kepri ditunda karena anggota KPU positif COVID-19

Anggota KPU Kepri menggelar rapat pleno penetapan DPT beberapa waktu lalu. Sejak pekan lalu tiga anggota KPU Kepri, yakni Arison, Priyo Handoko, dan Parlindungan Sihombing terkonfirmasi positif COVID-19. ANTARA/Nikolas Panama.

Tanjungpinang (ANTARA) -

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) menunda debat pasangan calon (paslon) Pilkada Kepri 2020 karena tiga anggota KPU setempat terkonfirmasi positif COVID-19.

Ketua KPU Kepri Sriwati, di Tanjungpinang, Kamis, mengatakan perubahan jadwal debat paslon terpaksa dilakukan mengingat kegiatan lainnya, seperti pengadaan logistik harus ditangani dalam waktu cepat.

Selain penundaan debat paslon, KPU Kepri juga memutuskan volume debat dikurangi dari tiga kali menjadi dua kali.

Baca juga: Komisioner KPU Kepri positif COVID-19 bertambah jadi tiga orang

"Perubahan jadwal dan pengurangan volume debat disampaikan kepada petugas penghubung masing-masing paslon. Kami berharap calon gubernur dan wakil gubernur memahami kondisi kami," katanya.

Semula, KPU Kepri menetapkan tiga kali jadwal debat yakni 12 November 2020, 19 November 2020, dan 29 November 2020. Setelah tiga anggota KPU Kepri, yakni Priyo Handoko, Arison, dan Parlindungan Sihombing terkonfirmasi positif COVID-19, KPU Kepri terpaksa mengubah jadwal debat paslon menjadi 20 November 2020, kemudian dilanjutkan pada 29 November 2020.

Pengambilan keputusan terhadap perubahan jadwal debat paslon itu dilakukan secara daring. Tiga anggota KPU Kepri yang ikut dalam rapat itu yakni Sriwati, Widiyono Agung Sulistiyo, dan Arison.

Baca juga: Bahtiar pastikan Pilkada Kepri tetap jalan usai 3 anggota KPU positif

"Kondisi Pak Arison baik, tanpa gejala sehingga hanya perlu isolasi. Beliau dapat mengikuti rapat," ujarnya.

Sriwati mengatakan permasalahan yang dihadapi KPU Kepri sekarang sudah disampaikan kepada KPU RI. KPU Kepri masih dapat melaksanakan tugas sehari-hari.

"Seandainya rapat pleno, Pak Arison dapat ikut sehingga memenuhi kuorum," ucapnya.

Sebelumnya, Arison mengatakan dirinya dalam kondisi baik. Ia tidak merasakan apapun, meski divonis terkonfirmasi positif COVID-19 berdasarkan hasil tes usap di RSAL Tanjungpinang.

Baca juga: KPU Kepri tetapkan penanganan COVID-19 sebagai tema debat kandidat

Ia kemudian meminta bantuan dari Satgas COVID-19 Kepri agar diisolasi di Gedung LPMP Kepri di Kecamatan Toapaya, Kabupaten Bintan agar virus tersebut tidak menulari anggota keluarganya.

"Saya masih bisa kerja melalui daring," tuturnya.
 

Pewarta : Nikolas Panama
Editor: Bambang Sutopo Hadi
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar