Penanaman Mangrove Padat Karya

id Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya,Kepala Balai Pengelolaan Daerah Aliran Sungai dan Hutan Lindung Pina Ekalipta,aktivis lingkungan S

Penanaman Mangrove Padat Karya

Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya (tengah) didampingi Kepala Balai Pengelolaan Daerah Aliran Sungai dan Hutan Lindung Pina Ekalipta (kiri) dan aktivis lingkungan Sucipto (kanan) memegang benih pohon bakau saat acara Penaman Mangrove Padat Karya di perairan Teluk Banten, Lontar, Serang, Sabtu (7/11/2020). Program padat karya untuk mengijaukan kembali 15 ribu hektar hutan mangrove yang melibatkan 30 ribu orang di 34 provinsi dengan biaya Rp.406 miliar itu dimaksudkan untuk mempercepat pemulihan ekonomi nasional dampak COVID-19 sekaligus untuk memulihkan kelestarian hutan mangrove di Indonesia. ANTARA FOTO/Asep Fathulrahman/hp,

Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya (tengah) didampingi Kepala Balai Pengelolaan Daerah Aliran Sungai dan Hutan Lindung Pina Ekalipta (kiri) dan aktivis lingkungan Sucipto (kanan) memegang benih pohon bakau saat acara Penaman Mangrove Padat Karya di perairan Teluk Banten, Lontar, Serang, Sabtu (7/11/2020). Program padat karya untuk mengijaukan kembali 15 ribu hektar hutan mangrove yang melibatkan 30 ribu orang di 34 provinsi dengan biaya Rp.406 miliar itu dimaksudkan untuk mempercepat pemulihan ekonomi nasional dampak COVID-19 sekaligus untuk memulihkan kelestarian hutan mangrove di Indonesia. ANTARA FOTO/Asep Fathulrahman/hp,

Pewarta : Asep Fathulrahman
Editor: Hermanus Prihatna
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar