Seluruh pegawai Lapas Padang dinyatakan negatif COVID-19

id Padang,Lapas II A Muaro, Sumbar, Covid-19

Seluruh pegawai Lapas Padang dinyatakan negatif COVID-19

Warga binaan Lapas padang melakukan olahraga pagi untuk menjaga kesehatan serta menguatkan daya tahan tubuh, Jumat (6/11). (ANTARA/FathulAbdi)

Padang, (ANTARA) - Hasil tes usap yang dilakukan terhadap seluruh pegawai Lembaga Pemasyarakatan Klas II A Muaro Padang, Sumatera Barat (Sumbar), dinyatakan negatif COVID-19.

"Hari ini kami menerima hasil tes usap yang dilakukan terhadap pegawai pada Jumat sebanyak 41 orang, dan hasilnya dinyatakan negatif COVID-19," kata Pelaksana Harian Kalapas Padang Novri Abbas, di Padang, Minggu.

Dengan keluarnya hasil tersebut, maka seluruh pegawai Lapas Padang yang berjumlah 128 orang kini seluruhnya telah negatif COVID-19.

Mereka menjalani tes usap secara bertahap mulai dari Rabu, Kamis, dan Jumat, menyusul adanya 40 warga binaan dan satu pegawai yang positif pada Minggu (31/10).

Baca juga: Lapas Banceuy Bandung gagalkan penyelundupan miras dalam gelas jus
Baca juga: 59 warga binaan LP Padang dinyatakan negatif COVID-19


Ia mengaku bersyukur dengan negatifnya hasil tes seluruh pegawai itu sehingga pelaksanaan tugas serta pelayanan kepada masyarakat bisa dimaksimalkan kembali.

Selain 128 pegawai, sebanyak 59 warga binaan juga telah dinyatakan negatif COVID-19 berdasarkan hasil tes usap yang diterima dari laboraturium pada Kamis (5/11).

Tes usap dilakukan oleh tenaga kesehatan Lapas Padang yang diketuai oleh Dokter Rahmadani.

Dengan rincian 59 orang tersebut terdiri dari 40 narapidana yang dinyatakan positif sebelumnya, sedangkan sisanya narapidana baru yang mempunyai kontak erat.

Untuk warga binaan yang telah dinyatakan negatif itu pihak Lapas berencana mengeluarkan mereka dari blok khusus yang telah ditempati dalam beberapa hari terakhir, kemudian mengabungkannya dengan warga binaan lain.

Sebelumnya, tes usap di Lapas Padang itu dilakukan karena adanya 40 warga binaan dan satu pegawai yang positif terinfeksi virus COVID-19 pada tes usap pertama kali pada Rabu (28/10).

Tes usap dilakukan karena ada sejumlah warga binaan yang melapor kehilangan indera penciuman, kemudian dites.

Pada bagian lain, Lapas Padang saat ini juga terus menggiatkan olahraga terhadap warga binaan serta mengasup suplemen sebagai upaya menjaga kesehatan dan meningkatkan imun tubuh.

"Sambil senam pagi mereka juga berjemur sebagai upaya menjaga kesehatan dan meningkatkan imunitas," jelasnya.

Baca juga: Sebanyak 86 napi dan pegawai Lapas Kendari sembuh dari COVID-19
Baca juga: Lapas Porong bagikan masker karya narapidana

Pewarta : Laila Syafarud
Editor: Tasrief Tarmizi
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar