Setiap hari ada pasien COVID-19 yang meninggal dunia di Riau

id dinkes riau, covid riau,covid19

Setiap hari ada pasien COVID-19 yang meninggal dunia di Riau

Mimi Yuliani Nazir. ANTARA/HO-Pemorov Riau.

Pekanbaru (ANTARA) - Dinas Kesehatan Riau mencatat hampir setiap hari terdapat pasien positif COVID-19 meninggal dunia yang kebanyakan memiliki penyakit penyerta yakni diabetes.

"Penyakit penyerta yang paling banyak diderita pasien positif COVID-19 yang meninggal dunia adalah diabetes," kata Kepala Dinkes Riau, Mimi Yuliani Nazir melalui pernyataannya, Ahad.

Untuk itu, masyarakat diminta untuk tetap menerapkan protokol kesehatan untuk mencegah penularan. Seperti per hari Sabtu (7/11) lalu, di Riau terdapat penambahan 5 pasien positif COVID-19 yang meninggal dunia.

Sehari sebelumnya bahkan terdapat tujuh pasien yang meninggal dunia sehingga total pasien positif COVID-19 yang meninggal dunia di Riau sudah 360 orang atau 2,3 persen dari jumlah positif.

Baca juga: 94 persen Nakes positif COVID-19 di Riau sudah sembuh

Baca juga: Riau waspadai klaster COVID-19 di Lapas karena 357 napi terinfeksi


Mimi juga menjelaskan rata-rata pasien positif COVID-19 yang meninggal dunia di Riau adalah yang sudah lanjut usia dan memiliki riwayat penyakit penyerta. Hal tersebut yang semakin memperburuk kondisi pasien.

Meksipun persentase angka kematian di Riau cukup rendah dan angka kesembuhan tinggi yakni di atas 80 persen, namun masyarakat harus tetap waspada dan menerapkan protokol kesehatan, karena COVID-19 masih menjadi ancaman.

"Protokol kesehatan harus tetap dijalankan, utamanya menggunakan masker, menjaga jarak dan rajin mencuci tangan menggunakan sabun dan air yang mengalir," imbaunya.

Menurutnya, menerapkan protokol kesehatan saat pandemi COVID-19 itu selain melindungi diri sendiri juga menjaga orang lain tertular dari virus berbahaya itu.*

Baca juga: 12.473 pasien COVID-19 di Riau telah sembuh

Baca juga: 80,3 persen pasien kasus positif COVID-19 di Riau sembuh

Pewarta : Bayu Agustari Adha
Editor: Erafzon Saptiyulda AS
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar