Kemarin, Jokowi sambut baik ASEAN TCA hingga wacana rekonsiliasi HRS

id joko widodo,retno marsudi,moeldoko

Kemarin, Jokowi sambut baik ASEAN TCA hingga wacana rekonsiliasi HRS

Presiden Joko Widodo menyampaikan pidato pada ASEAN-Jepang secara virtual melalui konferensi video dari Istana Kepresidenan Bogor, Provinsi Jawa Barat, Kamis, (12-11-2020). Presiden Jokowi mengajak Jepang untuk bekerja bersama-sama negara kawasan ASEAN mengingat potensi besar yang dimiliki kedua pihak. ANTARA/BPMI Setpres/Lukas/pri.

Jakarta (ANTARA) - Lima berita politik pada Kamis (12/11) yang masih menarik untuk dibaca dan menjadi perhatian publik, mulai dari Presiden Jokowi sambut baik ASEAN Travel Corridor Agreement hingga Moeldoko pertanyakan rekonsiliasi dengan Habib Rizieq.

Lima berita dimaksud adalah:

1. Presiden Jokowi sambut baik ASEAN Travel Corridor Agreement

Presiden RI Joko Widodo menyambut baik akan dikeluarkannya ASEAN Declaration on an ASEAN Travel Corridor Arrangement (TCA) Framework, pada Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ke-37 ASEAN yang digelar secara virtual melalui konferensi video.

Selengkapnya di sini

2. Menlu Retno: KTT ke-37 ASEAN hasilkan 33 dokumen

Menteri Luar Negeri Retno Marsudi mengungkapkan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ke-37 ASEAN menghasilkan 33 dokumen kesepakatan.

Selengkapnya di sini

3. Presiden Jokowi: Kolaborasi ASEAN-Korsel tanggulangi pandemi

Presiden RI Joko Widodo mengatakan bahwa kolaborasi ASEAN-Korea Selatan dapat berkontribusi bagi upaya menanggulangi pandemi dan pemulihan ekonomi di kawasan.

Selengkapnya di sini

4. Kasal: Perwira lulusan Seskoal harus berkarakter pemimpin yang kuat

Kepala Staf TNI AL, Laksamana TNI Yudo Margono, mengatakan perwira lulusan Sekolah Staf dan Komando TNI AL harus berkarakter pemimpin yang kuat.

Selengkapnya di sini

5. Moeldoko: Apa yang direkonsiliasi dengan Habib Rizieq?

Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko mempertanyakan apa yang perlu direkonsiliasi dengan Pemimpin Front Pembela Islam Rizieq Shihab.

Selengkapnya di sini

Pewarta : Anita Permata Dewi
Editor: D.Dj. Kliwantoro
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar