WHO selidiki potensi klaster COVID-19 di kalangan stafnya

id Organisasi KesehatanDunia (WHO),klaster COVID-19,kalangan staf,aa

WHO selidiki potensi klaster COVID-19 di kalangan stafnya

Logo World Health Organization di kantor pusat, Genewa, Swiss (22/11/2017). ANTARA/REUTERS/Denis Balibouse/aa.

Jenewa (ANTARA) - Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) pada Senin mengatakan terdapat 65 infeksi COVID-19 di kalangan staf kantor pusat Jenewa sejak awal pandemi dan potensi klaster kasus kecil sedang diselidiki.

Kepala teknis COVID-19 WHO, Maria Van Kerkhove, mengatakan lima anggota staf WHO terbukti positif pekan lalu, menambahkan: "Kami semua baik-baik saja, semuanya mengalami penyakit ringan atau tanpa gejala."

Pakar kedaruratan WHO, Mike Ryan, menyebutkan bahwa wilayah Jenewa, Swiss, tempat markas WHO, dan wilayah Vaud di dekatnya memiliki "sejumlah penularan paling intens di dunia saat ini."

Baca juga: WHO, Rusia bahas daftar penggunaan darurat vaksin COVID Sputnik
Baca juga: WHO: Vaksin COVID Pfizer "sangat menjanjikan", namun ada tantangan


"Sepengetahuan saya klaster yang sedang diselidiki tersebut merupakan bukti awal potensi penularan di markas WHO, namun kami tidak dapat sepenuhnya melindungi diri kami sendiri dari hubungan sosial dan hubungan lain dengan keluarga dan sekolah dan banyak lainnya," kata Ryan.

Dirjen WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus pada Senin menandai kembalinya ia dari karantina setelah diidentifikasi sebagai kontak dari seseorang yang terbukti positif COVID-19.

"Saya sehat, tidak ada gejala. Sekarang hari ke-17. Saya mengikuti protokol. Karena tidak bergejala dan juga mematuhi protokol, saya merasa tidak perlu melalukan tes. Saya yakinkan anda bahwa saya baik-baik saja dan sebenarnya sangat, sangat sibuk," kata Tedros.

Sumber: Reuters

Baca juga: WHO: Tak ada waktu berpuas diri terhadap COVID meski ada kabar vaksin
Baca juga: Dirjen WHO Tedros mengaku sehat dan merasa tak perlu tes COVID

Pewarta : Asri Mayang Sari
Editor: Mulyo Sunyoto
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar