BNI raih penghargaan pengembang API terbaik

id bank bni, BNI, aplikasi program, layanan digital BNI

BNI raih penghargaan pengembang API terbaik

BNI meraih penghargaan pengembang Application Programming Interface (API) terbaik versi DevPortal Awards 2020. (ANTARA/HO-BNI)

Jakarta (ANTARA) - Bank BNI meraih penghargaan pengembang Application Programming Interface (API) terbaik versi DevPortal Awards 2020 menyisihkan 32 aplikasi serupa dari sejumlah perusahaan mancanegara.

“Tim API yang dimiliki BNI bukanlah tim yang besar, namun tim API berhasil karena belajar dari kesalahan dan pengalaman sebelumnya,” kata Direktur Teknologi Informasi dan Operasi BNI YB Hariantono di Jakarta, Jumat.

Menurut dia, bank BUMN ini menerapkan perbankan terbuka dengan memanfaatkan API atau program aplikasi yang memiliki akses terhadap aplikasi lain.

Dia menjelaskan BNI menjadi satu-satunya perusahaan asal Indonesia yang masuk dalam nominasi dan memenangkan kategori Best Overall Developer Portal-Community Prize.

Ia mengungkapkan awalnya API di bank itu dibangun dari aplikasi sederhana dengan berbagai kendala yang dihadapi sampai menjadi portal yang lengkap dengan berbagai fitur.

Fitur di antaranya sandboxing, fitur dokumentasi dan onboarding support system serta telah membentuk komunitas ekosistem layanan bank bagi penggunanya.

Ia menambahkan pihaknya memiliki jumlah layanan API lengkap dan kerja sama dengan sejumlah pihak di Indonesia dan menjangkau seluruh segmen industri bisnis digital baik korporasi, menengah dan kecil khususnya UMKM digital.

Dalam implementasinya di dunia perbankan, lanjut dia, API dapat memperkuat layanan kerja sama bisnis dengan mitra, eCommerce, perusahaan rintisan, perusahaan teknologi keuangan (fintech) dan perusahaan lainnya.

Bank BUMN ini membangun aplikasi tersebut pada 2018 yang melayani transaksi, informasi akun, saldo, pembayaran, hingga remitansi.

Saat ini, BNI API sudah memiliki lebih dari 200 API yang dapat digunakan dan telah bekerja sama dengan lebih dari 3.000 mitra di antaranya GoJek, Grab, Tokopedia, Bukalapak, Traveloka, Lazada, serta beberapa pelaku industri bisnis digital lain dan memiliki lebih dari 95 juta akun terdaftar.

Baca juga: BNI catat transaksi isi ulang uang elektronik melonjak saat pandemi
Baca juga: Kemendag-BNI bersinergi topang pembiayaan ekspor UKM


Pewarta : Dewa Ketut Sudiarta Wiguna
Editor: Ahmad Wijaya
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar