Bintan tetap gelar KasmaRUN di tengah pandemi COVID-19

id Iven wisata lari,KasmaRUN

Bintan tetap gelar KasmaRUN di tengah pandemi COVID-19

Kawasan wisata di Lagoi, Bintan, Kepulauan Riau (Kepri). ANTARA/Ogen/aa.

Bintan (ANTARA) - Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Bintan, Kepulauan Riau, Wan Rudi mengatakan, kegiatan tahunan KasmaRUN atau lari santai bersama di kawasan wisata Lagoi tetap dilaksanakan dengan protokol kesehatan yang ketat di tengah pandemi COVID-19.

"Event tersebut digelar oleh pengelola Lagoi, Bintan Resort Cakrawala (BRC) pada tanggal 26 Desember 2020," kata Wan Rudi di Bintan, Jumat.

Pihaknya mendukung penuh penyelenggaraan acara wisata tersebut, namun tetap memperketat protokol kesehatan agar tidak menjadi sumber baru penularan kasus COVID-19.

Menurut dia, peserta KasmaRun tahun ini hanya diikuti ratusan wisatawan lokal, karena pasar wisatawan mancanegara seperti Malaysia dan Singapura masih terkendala penutupan akses akibat pandemi Covid-19

Pada pelaksanaannya nanti, kata dia, peserta KasmaRUN dibagi menjadi dua kelompok, yaitu kelompok online dan offline.

Kelompok online, yaitu peserta berlari sesuai objek pilihan masing-masing, misalnya di sekitar rumah, tempat wisata maupun alam terbuka. Kemudian melaporkan ke panitia melalui sistem aplikasi.

Baca juga: Investor luar negeri sudah lama tertarik bangun jembatan Batam-Bintan
Baca juga: Bintan berharap akses wisman ke Lagoi segera dibuka kembali


"Kelompok offline, yaitu peserta langsung berlari pusat kegiatan, yaitu di Lagoi. Jumlah peserta kelompok ini dibatasi hanya 150 orang, selebihnya sekitar 500 orang ialah peserta kelompok online," ungkap Wan Rudi.

Lebih lanjut, Wan Rudi memastikan wilayah Lagoi sangat siap menyelenggarakan iven KasmaRUN karena protokol kesehatan yang telah diterapkan sudah sesuai standar penanganan COVID-19.

Di samping itu, letak geografis Lagoi yang berada jauh dari pemukiman warga Kabupaten Bintan diyakini masih aman dari penularan COVID-19.

"Iven ini diharapkan dapat memulihkan sektor pariwisata Bintan, khususnya Lagoi yang terpuruk akibat dampak pandemi," demikian Wan Rudi.

Baca juga: MaHe Run 2020 tetap berjalan meski sebagian peserta bermasker
Baca juga: JAPFA Run 2020 padukan lomba lari dengan festival kuliner

Pewarta : Ogen
Editor: Dadan Ramdani
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar