KPU Depok: Debat publik bisa jadi salah satu cara tentukan pilihan

id ku depok,debat publik pilkada,pemkot depok,pradi-afifah,idris-imam,aa

KPU Depok: Debat publik bisa jadi salah satu cara tentukan pilihan

Ketua KPU Depok Nana Shobarna. ANTARA/Feru Lantara/am.

Depok (ANTARA) - Ketua KPU Depok, Nana Shobarna, berharap acara debat publik pasangan calon wali kota dan wakil wali Kota Depok bisa menjadi salah satu referensi untuk menentukan pilihan.

"Debat publik ini diharapkan menjadi salah satu referensi bagi pemilih untuk menentukan pilihannya dalam pesta demokrasi di Depok," kata dia di Depok, Jawa Barat, Minggu.

KPU Depok mengagendakan debat publik pasangan calon wali kota/wakil wali kota Depok tahun 2020 berlangsung tiga putaran. Pada Minggu 22 November 2020, putaran pertama telah dilakukan melalui siaran langsung dari studio televisi INews, Jakarta.

Putaran pertama yang bertema Tata Kelola Pemerintahan, Pelayanan Publik Dan Hukum di Depok Dalam Era Kebiasaan Baru berlangsung selama dua jam dari pukul 15.00 hingga pukul 17.00 WIB.

Debat publik diikuti dua pasangan calon (paslon), masing-masing paslon nomor urut 01, Pradi Supriatna dan Afifah Alia, serta paslon nomor urut 02, Mohammad Idris dan Imam Budi Hartono.

Baca juga: Imam Budi Hartono siap tampil sendiri dalam debat Pilkada Depok

Untuk menyiapkan materi debat publik, KPU Depok telah menentukan tim panelis. Tim ini dipilih atas dasar kepakaran dan pengalaman mereka menangani isu-isu tata kelola pemerintahan, pelayanan publik, hukum hingga kesehatan dan sejarah di Depok.

Mereka yang dipilih masuk tim panelis adalah Dr Ferry Kurnia Rizkiyansyah, SIP, MS (peneliti Network for Democracy and Electoral Integrity (Netgrit), Prof Dr  Hermanto Siregar, MEc (akademisi perbankan dan Rektor Perbanas Institute), dr Sukwanto Gamalyono MARS (ketua IDI Depok), Dra Reni Candriachsya Suwarso, MPP, PhD (peneliti Universitas Indonesia), dan JJ Rizal (sejarawan).

Baca juga: KPU Depok tetap gelar debat publik sesuai jadwal

Debat kedua akan dilakukan pada Senin 30 November 2020 di KompasTV pukul 19.00—21.00 WIB dengan tema "Kesehatan, Kesejahteraan, dan kesenjangan di Kota Depok pada Era Kebiasaan Baru". Selanjutnya untuk debat ketiga pada Jumat 4 Desember 2020 di TVOne pukul 19.00—21.00 WIB.

"Kami ucapkan terima kasih setinggi-tingginya kepada Forkopimda Depok serta seluruh elemen masyarakat kota depok tanpa terkecuali. Karena sejak awal, sejak tahapan dimulai sampai saat ini dapat kita lalu dengan lancar dan kondusif," ujarnya.

Ia berharap kondisi yang kondusif ini akan terus dapat terjaga sampai dengan tuntasnya tahapan Pilkada di Depok.

Baca juga: Harapan Rocky Gerung pada Pilkada Depok

Pewarta : Feru Lantara
Editor: Ade P Marboen
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar