BBPOM Palembang buka SMS pengaduan izin edar

id bpom, bbpom, bpom buka layanan sms engaduan izin edar, tingkatkan pelayanan kepada masyarakat terkait pengawasan oban dan makanan

BBPOM Palembang buka SMS pengaduan izin edar

Pengawasan peredaran obat dan makanan (ANTARA/Yudi Abdullah/20)

Palembang (ANTARA) - Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (BBPOM) Palembang, Sumatera Selatan membuka layanan pesan singkat (SMS) untuk menampung pengaduan masyarakat terkait keluhan pengurusan perizinan legalitas peredaran produk obat dan makanan dan pelayanan lainnya.

"Bagi masyarakat yang menghadapi masalah dalam proses pengurusan perizinan dan pelayanan lainnya bisa mengirim SMS melalui nomor 081931181809," Kepala Balai Besar POM Palembang, Yosefh Dwi Irwan di Palembang, Rabu.

Menurut dia, untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat pihaknya membuat program 'LAJUKELAH' yang merupakan akronim dari Lapor dan Ajukan ke Kepala BPOM melalui pesan singkat saluran telepon/gawai.

"Layanan SMS program LAJUKELAH itu disiapkan untuk memberikan kemudahan kepada masyarakat jika menghadapi permasalahan dalam proses mengurus perizinan dan layanan lainnya di Kantor BBPOM Palembang," ujarnya.

Dia menjelaskan, masyarakat bisa langsung mengirim pesan singkat dengan saluran SMS biasa dan 'WhatsApp' jika menghadapi kendala dalam proses pengurusan perizinan legalitas peredaran produk obat, makanan dan minuman serta layanan BPOM lainnya.

Melalui pelayanan tersebut diharapkan tidak ada lagi masyarakat yang merasa sulit melakukan pengurusan perizinan dan layanan lainnya sehingga pengawasan bisa dilakukan lebih maksimal, katanya.

Baca juga: BPOM Palembang luncurkan pojok pasar jaga keamanan pangan

Baca juga: BBPOM Palembang galakkan penggunaan pengawet alami


Menurut dia, pihaknya terus berupaya meningkatkan pelayanan kepada masyarakat terkait tugas dan fungsi lembaganya dalam melakukan pengawasan peredaran obat dan makanan.

Sebelumnya pada 9 November 2020, pihaknya membuka tempat pengecekan makanan di pasar tradisional Palembang dengan nama 'Bucu Pasar' untuk membantu masyarakat mengetahui makanan yang mereka beli mengandung bahan kimia berbahaya atau tidak.

Tempat pengecekan makanan dengan nama Bucu/Pojok Pasar pada tahap awal dibuka di lima pasar tradisional dalam Kota Palembang.

Melalui 'Bucu Pasar' masyarakat bisa membawa bahan pangan atau makanan yang dibeli di pasar untuk dilakukan pengecekan apakah aman dikonsumsi atau mengandung bahan kimia berbahaya bagi kesehatan.

"Bucu Pasar juga untuk melayani masyarakat melakukan pengecekan bahan pangan/makanan, petugas menggunakan 'rhodamin test kit' sehingga hasilnya bisa diketahui dengan cepat, ujar dia pula.

Baca juga: BBPOM Palembang turunkan tim awasi pasar bedug

Baca juga: Tahu dan mi berformalin ditemukan di Palembang

 

Pewarta : Yudi Abdullah
Editor: Zita Meirina
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar