Sepekan, RI masuki fase pemulihan ekonomi hingga Jepang dukung SWF

id SWF,pemulihan ekonomi,investor,Jepang,wajib pajak,pajak vaksin,impor vaksin,BEI,transaksi saham

Sepekan, RI masuki fase pemulihan ekonomi hingga Jepang dukung SWF

Presiden Joko Widodo secara seremonial melakukan pelepasan ekspor ke pasar global dari Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Jumat (4/12/2020). ANTARA/Humas Setkab/pri.

Jakarta (ANTARA) - Sejumlah informasi penting menghiasi berita ekonomi pada sepekan terakhir 30 November-6 Desember 2020, mulai dari Presiden Joko Widodo yang menyatakan Indonesia kini berada pada fase pemulihan ekonomi hingga dukungan Jepang terhadap Sovereign Wealth Fund (SWF) Indonesia senilai empat miliar dolar AS.

Berikut rangkuman berita selengkapnya yang masih menarik untuk dibaca:

1. Presiden Jokowi: Ekonomi Indonesia sudah lewati titik terendahnya

Presiden Joko Widodo (Jokowi) meyakini pertumbuhan ekonomi Indonesia sudah melewati titik terendahnya pada kuartal II-2020 dan kini melaju di fase pemulihan ekonomi.

Presiden Jokowi dalam Pertemuan Tahunan Bank Indonesia (PTBI) 2020 di Jakarta, Kamis, secara virtual menjabarkan beberapa indikator makro-ekonomi domestik yang menggambarkan menggeliatnya ekonomi, seperti peningkatan laju impor bahan baku dan barang modal untuk mendukung kinerja industri pengolahan.

Baca selengkapnya di sini

2. Luhut: Jepang akan investasi 4 miliar dolar untuk dukung SWF Indonesia

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan Jepang melalui Japan Bank for International Cooperation (JBIC) siap mendukung Sovereign Wealth Fund Indonesia dengan menginvestasikan 4 miliar dolar AS (setara Rp57 triliun).

"JBIC siap mendukung pendanaan SWF Indonesia sebesar 4 miliar dolar AS (Rp57 triliun), dua kali lipat lebih besar dari yang disampaikan The US International Development Finance Corporation (DFC), lembaga pembiayaan asal Amerika Serikat," kata Luhut dalam keterangan tertulis KBRI Tokyo, Jumat.

Baca selengkapnya di sini

3. Pemerintah bebaskan pajak impor pengadaan vaksin COVID-19

Pemerintah membebaskan pengenaan pajak impor pengadaan vaksin untuk mempercepat pelaksanaan vaksinasi dan mendukung penanganan pandemi COVID-19 di Indonesia.

Direktur Kepabeanan Internasional dan Antar Lembaga Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan Syarif Hidayat di Jakarta, Senin, menyatakan fasilitas fiskal ini tercantum dalam Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 188/PMK.04/2020.

Baca selengkapnya di sini

4. Sri Mulyani tekankan bayar pajak untuk jaga negara

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menekankan bahwa seluruh pajak yang wajib dibayarkan oleh masyarakat merupakan upaya untuk menjaga negara agar mampu bertahan di tengah berbagai tekanan termasuk pandemi COVID-19.

“Kenapa kita bayar pajak? Itu untuk menjaga Indonesia, kembali lagi ke masyarakat. Kenapa kita beli minum ada pajaknya atau orang tua bekerja membayar pajak? Bukan karena negara menyusahkan orang tua tapi uang itu dikumpulkan agar Indonesia bisa jalan lagi,” katanya dalam acara daring Kemenkeu Mengajar di Jakarta, Senin.

Baca selengkapnya di sini

5. BEI catat transaksi harian saham tertinggi Rp32,01 triliun hari ini

Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat nilai transaksi harian saham tertinggi sepanjang sejarah yaitu mencapai Rp32,01 triliun pada 30 November 2020.

"Kami informasikan bahwa hari ini 30 November 2020, BEI mencatat nilai transaksi harian saham di pasar reguler tertinggi sepanjang sejarah transaksi di BEI, yaitu senilai Rp 32,01 triliun, dengan total frekuensi 1.685.213 kali," kata Direktur Perdagangan dan Pengaturan Anggota Bursa BEI Laksono W Widodo di Jakarta, Senin.

Baca selengkapnya di sini
 

Pewarta : Mentari Dwi Gayati
Editor: Kelik Dewanto
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar