Disinformasi Papua Barat, Wakil Ketua DPR dukung diplomasi Kemenlu

id Disinformasi Papua Barat,Papua Barat,Kemerdekaan Papua Barat,Azis Syamsuddin

Disinformasi Papua Barat, Wakil Ketua DPR dukung diplomasi Kemenlu

Wakil Ketua DPR Azis Syamsuddin (kanan) didampingi Anggota DPR Fraksi Partai Golkar Robert Joppy Kardinal (kiri) memberkan keterangan pers terkait kondisi keamanan di Papua, Papua Barat dan Sigi di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (3/12/2020). ANTARA FOTO/Reno Esnir/wsj/am.

Jakarta (ANTARA) - Wakil Ketua DPR RI Koordinator bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Korpolkam) M Azis Syamsuddin, menyatakan sepenuhnya mendukung langkah-langkah Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) dalam mengusut disinformasi isu Papua Barat (Pabar).

Sebelumnya, Kemenlu telah menegaskan protes melalui Duta Besar Inggris untuk Indonesia terkait pembiaran oleh Pemerintah Inggris terhadap separatis Benny Wenda dalam penyebaran disinformasi tentang Papua Barat pada tanggal 4 Desember 2020.

"Saya sepenuhnya mendukung langkah Kemenlu dalam penggunaan segala instrumen diplomasi dalam menjaga harkat dan martabat NKRI. Segala bentuk disinformasi dan fitnah harus dihentikan. Saya harapkan pemerintah Inggris segera menindak tegas terhadap oknum Benny Wenda," ujar Azis dalam perjalanan tertulis yang diterima di Jakarta, Minggu.

Azis menambahkan, dirinya juga mengapresiasi Duta Besar Inggris untuk Indonesia Owen Jenkins yang berjanji menindak lanjuti serta sekaligus menegaskan bahwa pemerintah Inggris sepenuhnya mengakui secara utuh kedaulatan Republik Indonesia.

Baca juga: Syarief Hasan: Provokasi Benny Wenda harus ditindak tegas

Baca juga: Ahmad Basarah sebut Benny Wenda terjebak dalam mimpi


"Saya apresiasi sikap tegas Yang Mulia Dubes Inggris untuk Indonesia. Akan tetapi, komitmen persahabatan bilateral antar-dua negara perlu ditindaklanjuti sesuai dengan permintaan nota diplomatik kita. Kami harapkan adanya aksi yang konkrit dari pemerintah Inggris terkait disinformasi ini," tutur Azis.

Politisi Golkar itu mendesak agar langkah tegas Kemenlu dapat konsisten dan juga ditegaskan kepada negara-negara lain melalui forum formal maupun informal.

"Sebagai konsekuensi hubungan internasional, dunia perlu diinformasikan akan kebenaran sesungguhnya. Silakan optimalkan segala instrumen diplomasi serta hak jawab melalui berbagai media internasional. Saya pribadi dan selalu Pimpinan DPR juga siap dalam hal ini," ucap Azis.

Lebih lanjut, dia menegaskan bahwa pemerintah menaruh perhatian besar terhadap masyarakat Papua dan Papua Barat dalam berbagai sektor kehidupan.

"Papua Barat adalah provinsi yang tak terpisahkan dari NKRI. Pemerintah terus menaruh perhatian khusus terhadap Papua dan Papua Barat. Bagi yang tidak paham, coba perhatikan pembangunan di tanah Papua terus meningkat. Kehidupan terus membaik. Saya juga mengajak kaum intelektual untuk mempromosikan hal-hal positif dari pembangunan di Papua dan Papua Barat," papar Azis Syamsuddin.

Baca juga: Bamsoet: Pemerintah harus tindak tegas deklarasi Benny Wenda

Baca juga: Menko Polhukam: Benny Wenda buat negara ilusi

Pewarta : Abdu Faisal
Editor: Chandra Hamdani Noor
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar