Liburan praktis pakai "city car", simak tipsnya

id suzuki,ignis,city car,liburan

Liburan praktis pakai "city car", simak tipsnya

Suzuki New Ignis 2020. (ANTARA/HO) (ANTARA/HO)

Jakarta (ANTARA) - Liburan akhir tahun 2020 akan terasa berbeda dengan tahun baru sebelumnya karena masyarakat diajak untuk lebih ketat menerapkan protokol kesehatan guna mencegah peningkatan kasus COVID-19.

Masyarakat juga diminta tidak merayakan tahun baru di tempat umum atau berkerumun, dan pemerintah telah menginstruksikan tempat perbelanjaan dan wisata agar tutup lebih awal pada malam pergantian tahun.

Namun, ada juga kalangan yang ingin menikmati liburan akhir tahun dengan perjalanan singkat (short trip) menggunakan kendaraan pribadi, misalnya city car, yang ternyata lebih praktis ketimbang memakai mobil berukuran bongsor.

Jika Anda berniat short trip menggunakan city car, harus diingat bahwa mobil ini tidak memiliki torsi sebesar sport utility vehicle (SUV) atau multi-purpose vehicle (MPV), maka sebaiknya Anda mengurungkan niat jika ingin melintasi tanjakan curam atau lintasan ekstrim, misalnya ke pegunungan.

Sebaliknya, jika Anda ingin short trip ke rute yang normal dengan membawa keluarga kecil, mobil bermesin yang rata-rata bermesin 1.200cc-1.500cc itu sangat bisa diandalkan.

Baca juga: Suzuki Finance luncurkan aplikasi transaksi kredit kendaraan

Baca juga: Ulang tahun ke-50, Suzuki ditantang tingkatkan ekspor


Bodinya yang kompak membuat mobil itu lebih leluasa melintasi jalanan perkotaan, atau jalanan desa yang sempit. Radius putarnya pun memudahkan Anda untuk memutar balik di lokasi yang tidak luas.

Menggunakan mobil jenis ini juga tidak membuat Anda repot mencari lahan parkir jika ingin berhenti sejenak untuk membeli makanan atau oleh-oleh.
Suzuki New Ignis (ANTARA/Alviansyah P) (ANTARA/Alviansyah P)


Selain praktis, bahan bakar irit menjadi keunggulan utama mobil jenis ini.

ANTARA yang mencoba short trip menggunakan New Ignis tipe GX bertransmisi AGS (Auto Gear Shift) pada rute Bogor-Bandung-Bogor (pergi-pulang) sejauh 290 kilometer mencatatkan konsumsi BBM rata-rata 18 km/liter berdasarkan data pada layar multi-information display (MID).

ANTARA juga menggunakan kendaraan city car merek berbeda dengan kapasitas mesin 1.200cc pada kesempatan lain dengan rute sama, menemukan konsumsi BBM rata-rata 13,4 km/liter berdasarkan data MID.

Jika Anda mengisi tangki BBM secara penuh sebelum berangkat, maka masih tersisa sekira 10-15 liter BBM ketika Anda tiba di rumah, dengan rata-rata kapasitas tangki city car 30 liter-42 liter. Kondisi itu bervariasi tergantung kondisi lalu lintas dan cara mengemudi Anda.

Yang harus diperhatikan

Beberapa hal yang perlu diperhatikan pengguna city car sebelum jalan-jalan adalah, pertama pastikan Anda tahu kondisi mobil dan telah servis kendaraan sebelum berpergian.

"Penting untuk servis sebelum jalan-jalan, biar kondisi mobil prima menghindari kerusakan di jalan. Kerusakan sepele jika terjadi di daerah yang sepi akan jadi masalah besar, misalnya lampu mati atau ban bermasalah," kata Yudistiro, mekanik dari Bengkel Pusat Variasi dan Onderdil Cibubur, Jawa Barat, Selasa (22/12).

Kedua, pastikan rute yang Anda lewati bukanlah jalur ekstrem. Hindari jalur alternatif yang tidak Anda diketahui kondisi medannya untuk menghindari tanjakan curam dan jalanan berbatu.
Interior ruang kemudi Suzuki New Ignis. (ANTARA/HO) (ANTARA/HO)


City car memiliki kisaran jarak ke tanah (ground clereance) 150mm-165mm. Sedangkan Ignis memiliki jarak paling tinggi mobil di kelasnya yakni 180mm, sehingga bisa menjadi pertimbangan Anda jika harus melewati jalur yang tidak mulus menggunakan city car.

Ketiga, jika Anda terlanjur melintasi tanjakan curam, gunakanlah gigi rendah pada transmisi manual atau L pada automatic untuk memberikan tenaga optimal pada city car yang menggunakan penggerak roda depan. Saat jalanan menurun yang cukup panjang, Anda bisa memaksimalkan engine break atau L pada transmisi automatic untuk mengurangi beban rem dan mencegah peranti tersebut overheat.

Pada Ignis transmisi AGS, Anda bisa menggeser tuas persneling ke mode manual untuk mendapatkan engine break.

Keempat, gunakanlah mobil dengan kecepatan sewajarnya dan nikmati perjalan dengan beristirahat setidaknya 3 jam sekali untuk menghindari celaka karena kelelahan.

Terakhir, jika Anda membawa keluarga, sisakan ruang setidaknya 20 persen dari kapasitas mobil untuk membawa oleh-oleh, dan sebaiknya Anda membawa barang yang praktis untuk ditempatkan di bagasi.

Baca juga: Suzuki ekspor All New Ertiga lewat Pelabuhan Patimban Subang

Baca juga: Lima merek otomotif penjualan tertinggi di Indonesia

Baca juga: Penjualan mobil jelang akhir tahun naik 9,8 persen

Pewarta : Alviansyah Pasaribu
Editor: Maria Rosari Dwi Putri
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar