Pemkab Cirebon perbaiki rumah rusak akibat angin puting beliung

id Angin puting beliung Slangit Cirebon,puting beliung,angin puting beliung

Pemkab Cirebon perbaiki rumah rusak akibat angin puting beliung

Masyarakat saat bergotong royong memperbaiki rumah yang rusak akibat puting beliung di Desa Slangit, Kabupaten Cirebon. ANTARA/Khaerul Izan.

Cirebon (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, akan membantu memperbaiki seluruh rumah yang rusak akibat bencana angin puting beliung di Desa Slangit yang terjadi pada Sabtu (2/1).

"Semua rumah yang rusak akibat puting beliung akan kita bantu diperbaiki," kata Bupati Cirebon Imron di Cirebon, Senin.

Imron mengatakan bantuan perbaikan rumah yang rusak akibat puting beliung di Desa Slangit, Kecamatan Klangenan, Kabupaten Cirebon, dialokasikan dari kas daerah.

Baca juga: Tim gabungan bantu bersihkan puing bencana puting beliung Cirebon

Selain itu lanjut Imron, ada juga sumbangan dari pegawai yang berada di lingkungan Pemkab Cirebon, Baznas dan juga lain sebagainya.

"Kami bantu bahan bangunan yang dibutuhkan warga untuk memperbaiki rumahnya," tutur Imron.

Imron menambahkan pihaknya juga memberikan bantuan berupa kebutuhan pokok kepada para korban angin puting beliung dan diharapkan bisa meringankan beban mereka yang tertimpa musibah.

Sementara Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cirebon Alex Suheriyawan mengatakan data terakhir yang dihimpun terdapat 288 rumah milik warga yang rusak akibat bencana alam angin puting beliung.

Dari jumlah tersebut tiga di antaranya rusak berat, sisanya sedang hingga ringan. Untuk korban jiwa dipastikan tidak ada.

"Hanya saja seorang warga luka di bagian lengan dan sudah mendapatkan perawatan," katanya.

Bencana angin puting beliung di Desa Slangit Kecamatan Klangenan, Kabupaten Cirebon, terjadi pada Sabtu (2/1) sore sekitar jam 16.50 WIB.*

Baca juga: 278 rumah rusak akibat diterjang angin puting beliung
Baca juga: Puting beliung hancurkan satu rumah warga Bulungan

Pewarta : Khaerul Izan
Editor: Triono Subagyo
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar