Kluster perkantoran picu kenaikan kasus positif COVID-19 di HSS

id Penanganan covid-19, covid-19, protokol kesehatan, klaster perkantoran

Kluster perkantoran picu kenaikan kasus positif COVID-19 di HSS

Ilustrasi - Rapid test antigen dilakukan pada pelaku perjalanan di area rehat di kawasan Jalan Tol Cipali dan Cipularang. ANTARA/HO-Humas Pemprov Jabar/am.

Banjarmasin (ANTARA) - Tim Gugus Tugas COVID-19 merilis akumulasi angka positif di Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS) mencapai 740 orang, hingga Kamis (7/1), yang terjadi karena adanya kasus dari kluster perkantoran.

Bupati HSS H Achmad Fikry di Kandangan, Jumat, mengatakan di Kabupaten HSS sudah mulai ada menurun kasus COVID-19 beberapa waktu lalu dan kemudian ada penambahan yang signifikan dari salah satu kantor instansi, yakni sekitar delapan kasus tambahan.

"Inilah dinamikanya, tetapi sekali lagi semua itu bisa kita tekan kalau kita memenuhi protokol kesehatan dan sampai hari ketiga sekolah masih aman dengan disiplin penerapan protokol kesehatan," katanya.

Dijelaskannya, untuk kegiatan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di sekolah akan dilakukan evaluasi setengah bulan ke depan, dan untuk menghindari kluster perkantoran, maka aktivitas perkantoran akan dihentikan.

Baca juga: Total 193 pasien positif COVID-19 di Hulu Sungai Selatan sembuh

Baca juga: Wakil Bupati HSS antar kepulangan 20 pasien sembuh COVID-19


Untuk mereka yang dinyatakan positif harus dikirim ke rumah sakit atau ke bangsal perawatan, namun ada keinginan mereka isolasi mandiri tapi pihaknya tidak merekomendasikan mandiri, karena di rumah tidak bisa mengawasi penuh, serta pengobatannya, jadi akan dirawat di fasilitas kesehatan saja.

Adapun berdasarkan data resmi dari Gugus Tugas COVID-19 HSS, terdata 740 orang terkonfirmasi positif COVID-19, 52 orang diantaranya dalam perawatan, 644 dinyatakan sembuh, 44 orang meninggal sementara untuk diduga COVID-19 sebanyak tiga orang.

Untuk sebaran kasus positif terbanyak ditemukan di Kecamatan Kandangan dengan 218 kasus, disusul Daha Utara dengan 106 kasus, Sungai Raya 86 kasus, Daha Selatan 83 kasus.

Lalu, Kecamatan Padang Batung 62 kasus, Simpur 53 kasus, Angkinang 52 kasus, Kalumpang sembilan kasus, Telaga Langsat Delapan Kasus, Daha Barat enam kasus, dan kasus terendah di Kecamatan Loksado dengan tiga kasus.*

Baca juga: Legislator: Saling menguatkan cegah perceraian saat pandemi COVID-19

Baca juga: Dua pasien positif COVID-19 di Hulu Sungai Selatan sembuh

Pewarta : Gunawan Wibisono/Fathurrahman
Editor: Erafzon Saptiyulda AS
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar