24 pengacara dampingi John Kei

id Pengacara john kei, sidang dakwaan john kei, pengadilan negeri jakarta barat,John kei

24 pengacara dampingi John Kei

Sebanyak 13 pengacara pelaku penganiayaan dan pembunuhan, John Kei dalam sidang di Pengadilan Negeri Jakarta Barat, Rabu (13/1/2021). (ANTARA/Devi Nindy)

Jakarta (ANTARA) - Sebanyak 24 pengacara mendampingi terdakwa kasus penganiayaan dan pembunuhan, John Kei dalam sidang dengan agenda pembacaan dakwaan di Pengadilan Negeri Jakarta Barat, Rabu siang.

Sebanyak 13 pengacara berada di ruang persidangan yang diketuai oleh Anton Sudanto. Sementara satu pengacara lainnya mendampingi terdakwa John Kei yang berada di Rumah Tahanan Polda Metro Jaya.

Sidang dakwaan dibuka untuk umum tepat pukul 15.00 WIB, meski sebelumnya dijadwalkan pada pukul 10.00 WIB.

Ketua Majelis Hakim Yulisar meminta waktu untuk memastikan seluruh pengacara yang berada di persidangan memiliki berita acara sumpah (BAS). "Hari ini ada 24 pengacara, namun tidak hadir semua. Hanya 13 orang," ujar Yulisar.

John Kei saat menghadiri sidang secara telekonferensi mengenakan baju putih.

Baca juga: John Kei jalani sidang dakwaan secara telekoferensi pada Rabu
Baca juga: John Kei jalani sidang dakwaan di PN Jakbar pada 13 Januari
John Kei (tengah) memperagakan reka ulang perencanaan penyerangan di Bekasi, Jawa Barat, Senin (6/7/2020). Pada rekonstruksi tersebut John Kei bersama anak buahnya memperagakan delapan adegan di dua lokasi. (ANTARA FOTO/Fakhri Hermansyah/aww.)
Jaksa Penuntut Umum (JPU) yang diketuai R Wisnu Bagus membacakan lima dakwaan, dari lima berkas perkara yang terbukti dilakukan oleh John Kei.

Berkas perkara atas nama John Kei telah dilimpahkan Kejaksaan Negeri Jakarta Barat ke Pengadilan Negeri Jakarta Barat pada 30 Desember 2020.

Kasus John Kei dilimpahkan Kejari Jakarta Barat melalui Kejaksaan Tinggi DKI ke pengadilan karena para tersangka melakukan tindak pidana di wilayah Duri Kosambi, Jakarta Barat.

Pewarta : Devi Nindy Sari Ramadhan
Editor: Sri Muryono
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar