Permabudhi ajak umat Buddha ikuti vaksinasi COVID-19 karena aman

id Vaksinasi COVID-19, Tokoh Agama, Bhudha

Permabudhi ajak umat Buddha ikuti vaksinasi COVID-19 karena aman

Bhiksu Partono Nyanasuryanadi dari PERMABUDHI dalam konferensi pers bersama Satuan Tugas (Satgas) Penanganan COVID-19 di Graha BNPB, Jakarta, Kamis. (14/1/2020). (ANTARA/Katriana)

Jakarta (ANTARA) - Persatuan Umat Buddha Indonesia (Permabudhi) mengajak umat Buddha juga seluruh masyarakat Indonesia untuk mengikuti vaksinasi COVID-19 karena terbukti aman.

"Kaitan dengan vaksin, kita semua jangan takut, karena vaksin ini aman," kata Bhiksu Partono Nyanasuryanadi dari Permabudhi dalam konferensi pers bersama Satuan Tugas (Satgas) Penanganan COVID-19 di Graha BNPB, Jakarta, Kamis.

Ia mengatakan dirinya sangat bersyukur karena mendapatkan kesempatan untuk mengikuti vaksinasi COVID-19 tahap pertama yang dilakukan bersama Presiden Joko Widodo, di Istana Negara Jakarta, Rabu (13/1).

Menurut Bhiksu Partono, vaksinasi COVID-19 yang diupayakan pemerintah adalah semata-mata untuk mencegah penyebaran virus SARS-CoV-2, penyebab penyakit COVID-19, sehingga masyarakat tetap selamat dan sehat.

Bagi dia, kesehatan merupakan anugerah sekaligus kekayaan terbesar. Untuk itu, ia ingin mengingatkan masyarakat bahwa mencegah penyakit COVID-19 melalui vaksinasi COVID-19 adalah semata-mata upaya agar masyarakat bisa hidup sejahtera dan bahagia, terhindar dari potensi penularan penyakit tersebut.

Baca juga: Tokoh Agama : Vaksinasi merupakan kewajiban bukan pilihan

Baca juga: Panglima TNI ajak tokoh agama Papua dan Papua Barat sosialisasi vaksin


"Apa yang telah dilakukan pemerintah merupakan upaya-upaya yang sangat besar dan sangat luar biasa. Dan tentu kita semua perlu menyadari betapa pentingnya bagi kita semua untuk menjaga kesehatan," katanya.

Oleh karena itu, ia mengajak umat Buddha khususnya, dan seluruh masyarakat Indonesia pada umumnya, agar tidak ragu untuk mengikuti vaksinasi COVID-19.

Tentunya, setelah vaksinasi dilakukan, masyarakat juga diharapkan untuk tetap mematuhi protokol kesehatan dan terus berdoa agar dijauhkan dari potensi penularan COVID-19.

"Untuk itulah kita perlu selalu berdoa setiap saat. Selalu bermeditasi. Selalu mindful setiap momen, untuk menghadapi persoalan-persoalan diri kita sendiri, agar daya tahan tubuh kita naik," katanya

"Dan vaksin ini adalah upaya untuk bagaimana membantu tubuh ini memiliki daya tahan yang kokoh, untuk kita jadikan sebagai landasan untuk mengatasi COVID-19 ini," demikian kata Bhiksu Partono.

Baca juga: Puan ajak pemuka agama ikut sukseskan program vaksinasi COVID-19

Baca juga: Vaksin COVID-19 dan peran pemuka masyarakat

Pewarta : Katriana
Editor: Zita Meirina
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar