Daihatsu klaim mobil bekasnya laris selama masa pandemi

id daihatsu,mobil bekas,mobil88

Daihatsu klaim mobil bekasnya laris selama masa pandemi

Seorang wanita berjalan di dekat sejumlah mobil bekas saat bursa oto seken (BOS) Daihatsu di Bekasi, Jawa Barat. ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak

Jakarta (ANTARA) - Astra Daihatsu Motor mengatakan bahwa selama masa pandemi ini penjualan mobil bekas merek Daihatsu sangat bagus lantaran kualitas dan layanan purna jualnya (after sales) terjamin.

Berdasarakan data dari PT Balai Lelang Asta Natra Jaya (AUKSI) tahun 2020, Daihatsu sebagai brand terlaris nomor 2 (19 persen) di pasar mobil bekas Indonesia.

Mobil88, yang mengelola bisnis used car Astra, juga mempunyai data tidak berbeda, di mana Daihatsu juga tercatat sebagai peringkat 2 penjualan setiap tahunnya dengan kontribusi 16 persen dari total penjualan di Mobil88.

Baca juga: Penjualan ritel Daihatsu tembus 90 ribu unit hingga November 2020

"Produk-produk dari Daihatsu sudah tidak perlu diragukan lagi, kualitas dan juga after sales sudah terbukti dengan mudahnya mendapatkan bengkel resmi dari Daihatsu. Maka dari itu, penjualan kendaraan bekas Daihatsu laris," kata Elvina Afny, Head of Customer Satisfaction & Value Chain Division, PT Astra Daihatsu Motor pada saat konferensi pers daring, Jumat.

"Selain itu, harga perawatan yang terjangkau, spare part yang mudah didapat dan yang terpenting Daihatsu terkenal dengan keiritannya yang menjadikan mobil ini laris di pasaran," jelasnya.

Dari semua lini produk yang ada, kendaraan jenis MPV menjadi model yang paling diminati konsumen, karena kapasitas yang besar baik dalam hal penumpang maupun barang. Selain paling banyak diminati, mobil bekas Daihatsu juga tidak butuh waktu lama untuk cepat laku.

Baca juga: Menilik depresiasi harga Low MPV di pasar mobil bekas

Tercatat rasio perputaran mobil merek Daihatsu di showroom Mobil88 kurang dari 1 bulan, kisaran 2-3 minggu saja sudah bisa terjual kembali setelah diakuisisi.

Hal ini tentunya menjadi pertimbangan bagi masyarakat yang akan membeli kendaraan baru. Saat ini, banyak orang membeli mobil bukan hanya sekadar gaya atau alat transportasi semata, tetapi juga investasi.

Selain karena faktor merek favorit dan cepat terjual, customer tentu pilih mobil yang memiliki nilai jual kembali (resale value) yang baik. Artinya, saat terjual kembali, memiliki tingkat depresiasi yang rendah.

"Daihatsu menyarankan customer memilih merek mobil terpercaya yang menawarkan beragam kemudahan dan layanan jual dan purna jual yang baik, sehingga menjadi investasi saat akan dijual kembali dengan resale value yang bagus dan memiliki depresiasi yang rendah," Elvina menambahkan.

Baca juga: "Market share" Daihatsu pada 2020 naik jadi 17,3 persen

Baca juga: Lima merek otomotif penjualan tertinggi di Indonesia

Pewarta : Chairul Rohman
Editor: Suryanto
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar