Polisi selidiki temuan mayat di sebuah kontrakan di Cipete Utara

id temuan mayat, cipete utara, jakarta selatan, polres metro jakarta selatan, polsek metro kebayoran baru

Polisi selidiki temuan mayat di sebuah kontrakan di Cipete Utara

Ilustrasi - Mayat. ANTARA/Ridwan Triatmodjo/pri.

Jakarta (ANTARA) - Polres Metro Jakarta Selatan dan Polsek Kebayoran Baru melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) penemuan mayat laki-laki di sebuah kontrakan di Jalan Kirai, Cipete Utara, Senin.

Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Pol Azis Adriansyah menyebutkan penemuan mayat tersebut dilaporkan pemilik kontrakan sekitar pukul 09.00 WIB. Lokasi kejadian di Jalan Kirai Nomor 20, RT 011/RW 001, Kelurahan Cipete Utara, Kebayoran Baru.

"Betul ada kejadian temuan mayat, tim identifikasi sedang melaksanakan proses identifikasi dan olah TKP," kata Azis.

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan AKBP Jimmy Christian Samma menyebutkan, hasil olah TKP sementara, korban diketahui bernama Edwin Risambessy berusia 50 tahun, alamat di KTP tertulis sebagai warga Jalan Prapatan III/30 RT 006/RW 005, Senen, Jakarta Pusat.

"Korban bekerja sebagai sopir taksi dari identitas yang ditemukan di TKP," kata AKBP Jimmy.

Baca juga: Pria paruh baya ditemukan tewas dalam kamar kontrakan di Lenteng Agung
Baca juga: Polisi evakuasi jenazah pria yang ditemukan di pool bus


Kronologi penemuan mayat berawal saat pemilik kontrakan, Abdul Rasyid, mendatangi kamar korban yang berada di lantai dua kontrakan untuk menagih uang kontrakan yang sudah jatuh tempo.

Menurut keterangan Abdul Rasyid, tiga hari yang lalu dirinya bertemu dengan korban untuk menagih uang kontrakan. Sejak saat itu korban tidak terlihat lagi.

Pada saat Abdul Rasyid mendatangi kamar korban sekitar pukul 09.00 WIB, korban tidak merespon panggilan. Lalu Abdul Rasyid mencoba melihat dari lubang udara, tampak korban dalam keadaan terlentang di dalam kamar.

Merasa curiga, Abdul Rasyid lalu memanggil Ketua RT untuk mendobrak kamar korban yang terkunci dari dalam. Setelah pintu dibuka paksa, korban ditemukan sudah terbujur kaku, telentang di atas kasus, dalam kondisi hanya menggunakan celana dalam.

"Dari pengecekan korban di TKP, diduga korban meninggal dunia karena sakit," kata Jimmy.

Baca juga: Jenazah pria tanpa identitas ditemukan di Pintu Air Manggarai
Baca juga: Polisi: TKP awal mayat diduga dimutilasi di Jakarta Pusat


Setelah mengamankan TKP dan memeriksa saksi-saksi, petugas menghubungi tim identifikasi serta Palang Hitam untuk mengevakuasi jenazah korban ke Rumah Sakit Fatmawati.

"Kami juga sudah menghubungi perusahaan Taksi Gading, jenazah korban sudah pukul 10.20 WIB oleh Palang Hitam menuju RS Fatmawati," kata Jimmy.

Kejadian hampir serupa juga terjadi Kamis (7/1) di Lenteng Agung, pria paruh baya tanpa identitas ditemukan meninggal dunia di dalam kamar kontrakannya di Jalan Raya Depok, RT 005/RW 08 Kelurahan Lenteng Agung. Korban bekerja sebagai agen biro perjalanan diduga meninggal dunia karena sakit.

Kejadian berikutnya Rabu (13/1) di Pool Bus Safari Dharma Raya, Jalan Raya Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, pria bernama Indra Saputra (24) ditemukan meninggal dunia dalam bus yang ditumpanginya dari Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB) menuju Jakarta.

Korban diduga meninggal karena sakit. Berdasarkan dari keterangan saksi rekan korban, sudah mengeluh sakit sejak berangkat dari Mataram.

Pewarta : Laily Rahmawaty
Editor: Sri Muryono
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar