Satgas COVID-19 Tulungagung imbau warga waspadai klaster hajatan

id klaster hajatan, pandemi COVID-19, COVID-19 Tulungagung

Satgas COVID-19 Tulungagung imbau warga waspadai klaster hajatan

Juru Bicara Satgas Penanganan COVID-19 Tulungagung Galih Nusantoro. ANTARA/HO-Aspri

Tulungagung, Jatim (ANTARA) - Satuan Tugas Penanganan COVID-19 Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur mengimbau warga untuk mewaspadai munculnya klaster hajatan di daerah itu, seiring ditemukannya kasus COVID-19 baru pada salah satu penerima tamu sebuah pesta pernikahan.

Penerima tamu berinisial SGT saat ini menjalani perawatan intensif di ruang isolasi RSUD dr. Iskak, Tulungagung.

"Karena posisinya sebagai penerima tamu, dan selama hajatan sangat aktif, maka sangat mungkin telah terjadi klaster hajatan," kata Juru Bicara Satgas Penanganan COVID-19 Kabupaten Tulungagung Galih Nusantoro di Tulungagung, Senin.

Saat ini, lanjut Galih, tim Satgas COVID-19 Tulungagung masih terus melakukan tracing atau penelusuran terhadap kontak erat, serta para tamu undangan dan panitia hajatan lain yang diduga terlibat.

Baca juga: Satgas COVID-19 temukan klaster hajatan di Surabaya

SGT ini disebut Galih merupakan seorang kepala desa, sehingga interaksinya selama hajatan berlangsung sangat aktif.

"Dari pengakuan yang bersangkutan (SGT), saat hajatan kondisi tubuhnya memang sudah kurang enak,” kata Galih.

SGT sempat di rawat di Rumah Sakit Islam (RSI) Orpeha Tulungagung, namun lantaran kondisinya terus menurun, SGT dirujuk ke RSUD dr. Iskak.

Pelaksanaan tracing sendiri dilakukan tim epidemiologi Dinkes Tulungagung dengan mendatangi rumah para kontak erat untuk mencegah kerumunan.

“Kenapa tidak bisa dikumpulkan, karena ada keengganan jadi kita pilih door to door,” kata Galih.

Galih mengatakan, potensinya terjadi klaster hajatan saat ini sangat besar, namun belum terdeteksi.

"Tetap ada potensi, kita lihat interaksi yang bersangkutan," ujarnya.

Baca juga: APPGINDO ambil pelajaran dari resepsi yang jadi klaster COVID-19

Berdasarkan data Satgas Penanganan COVID-19 pada Ahad (17/1) tercatat ada penambahan 25 kasus positif COVID-19 baru, satu orang meninggal dan sembuh tujuh orang.

Total pasien positif COVID-19 menjadi 1.772 orang, sembuh 1.377, meninggal 42 orang, karantina 70 orang, isolasi mandiri 49 orang dan dirawat sebanyak 234 orang.

Dengan data di atas, tingkat kesembuhan COVID-19 Kabupaten Tulungagung menjadi 77,7 persen.

Baca juga: Satpol Tulungagung periksa 10 orang pelanggar prokes pesta ulang tahun
Baca juga: Tulungagung bekukan seluruh izin hajatan antisipasi lonjakan COVID-19


 

Pewarta : Destyan H. Sujarwoko
Editor: Budhi Santoso
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar