48 orang sembuh dari COVID-19, warga Aceh diminta taat Prokes

id Aceh,COVID-19,Pemprov Aceh,Vaksinasi,Pasien Sembuh COVID-19,Virus Corona,Banda Aceh

48 orang sembuh dari COVID-19, warga Aceh diminta taat Prokes

Ilustrasi - Anggota Polri melakukan imbauan untuk menggunakan masker pada warga yang beraktivitas di Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta, Minggu (6/9/2020). (ANTARA FOTO/Aprillio Akbar/foc)

Banda Aceh (ANTARA) - Sebanyak 48 warga Provinsi Aceh yang positif COVID-19 dinyatakan sembuh hari ini, sehingga total warga sudah terbebas dari infeksi virus yang menyerang paru-paru itu telah mencapai 7.749 orang.

“Alhamdulillah penderita COVID-19 di Aceh yang sembuh bertambah lagi sebanyak 48 orang,” kata Juru Bicara Satuan Tugas (Satgas) Penanganan COVID-19 Aceh Saifullah Abdulgani di Banda Aceh, Selasa.

Data Dinas Kesehatan Aceh, kata Saifullah, pasien yang dilaporkan sembuh tersebut paling banyak berasal dari Kota Lhokseumawe sebanyak 32 orang dan warga asal Kabupaten Pidie 10 orang.

Sedangkan kasus baru konfirmasi positif juga bertambah 16 orang, meliputi warga Kabupaten Pidie Jaya enam orang, warga Aceh Besar empat orang, Kota Banda Aceh tiga orang, Lhokseumawe dua orang dan satu warga lain asal Gayo Lues.

Baca juga: MPU se Aceh sepakat vaksinasi Sinovac suci dan halal

Baca juga: Banjir, dominasi peristiwa bencana di Aceh awal 2021


“Tidak ada pasien positif COVID-19 yang dilaporkan meninggal dunia dalam 24 jam terakhir, kata Jubir yang akrab disapa SAG itu.

Secara akumulatif, kasus COVID-19 di daerah Tanah Rencong itu telah mencapai 9.071 orang, yang di antaranya 948 orang masih dalam penanganan medis, 7.749 orang telah dinyatakan sembuh dan 374 orang meninggal dunia.

“Mereka ada yang dirawat di rumah sakit dan sebagian besar lainnya melakukan isolasi mandiri. Mari kita beri dukungan moril kepada mereka dengan tidak memberikan stigma negatif, karena penyakit ini bukan kutukan,” katanya.

SAG menambahkan penularan virus corona masih terjadi di tengah masyarakat Aceh melalui percikan (droplet) saat berbicara, batuk, atau bersin sehingga masuk ke tubuh orang lain melalui mulut, hidung dan mata.

“Karena itu, kita mengimbau warga untuk selalu mematuhi protokol kesehatan dengan cara menjaga jarak, memakai masker dan mencuci tangan, yang merupakan cara paling sederhana tapi efektif melindungi diri dari ancaman virus corona,” katanya.*

Baca juga: Wilayah kepulauan Aceh butuh 100 ribu lebih vaksin COVID-19

Baca juga: Setelah libur cuti, karyawan perkebunan di Aceh Barat positif COVID-19

Pewarta : Khalis Surry
Editor: Erafzon Saptiyulda AS
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar