Swedia akan larang masuk WNA dari Norwegia karena varian baru COVID-19

id varian baru COVID-19,varian baru COVID-19 di Norwegia,varian baru COVID-19 di Swedia

Swedia akan larang masuk WNA dari Norwegia karena varian baru COVID-19

Seorang pria dengan memakai masker membawa kantong belanja di sebuah jalan di Oslo, Norwegia, Jumat (13/3/2020), di tengah wabah virus COVID-19. ANTARA FOTO/NTB Scanpix/Hakon Mosvold Larsen via REUTERS/AWW/djo

Stockholm (ANTARA) - Swedia berencana memberlakukan larangan masuk sementara untuk warga negara asing (WNA) dari Norwegia karena penularan COVID-19 jenis baru, kata pemerintah, Sabtu (23/1).

Pihak berwenang di ibu kota Norwegia, Oslo, dan beberapa daerah sekitarnya pada Sabtu pagi memberlakukan pembatasan kegiatan dan penutupan wilayah setelah adanya wabah varian COVID-19 baru, yang pertama kali ditemukan di Inggris.

Otoritas kesehatan di Swedia pada hari yang sama juga mengimbau orang-orang yang datang dari Norwegia untuk melakukan isolasi mandiri, setidaknya selama satu minggu, dan menjalani tes COVID-19 sebelum masuk ke Swedia.

Pemerintah Swedia telah melarang warga asing dari Inggris masuk sejak Desember 2020 karena ada wabah varian baru COVID-19.

"Pemerintah juga masih menyosialisasikan larangan masuk dari Norwegia untuk mengurangi risiko penularan penyakit. Keputusan itu akan segera berlaku," kata juru bicara menteri dalam negeri Swedia saat dihubungi lewat pesan singkat.

"Pemerintah mengambil langkah ini karena ada wabah varian baru COVID-19 Inggris di Norwegia," kata dia.

Data pemerintah menunjukkan ada 55 kasus varian baru COVID-19 di Norwegia. Swedia juga telah mengonfirmasi 55 kasus varian baru, kata juru bicara menteri dalam negeri setempat.

Sumber: Reuters

Baca juga: Swedia belum mewajibkan masker saat kematian COVID-19 tembus 7 ribu

Baca juga: Pangeran Swedia beserta istri terinfeksi corona

Baca juga: Pemerintah pantau kematian akibat Vaksin Pfizer di Norwegia


 

Epidemiolog: pemerintah tepat melarang WNA masuk ke Indonesia


Pewarta : Genta Tenri Mawangi
Editor: Tia Mutiasari
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar