ASDP kembali layani penyeberangan setelah sempat ditutup

id ASDP., NTT, Kota Kupang

ASDP kembali layani penyeberangan setelah sempat ditutup

Sejumlah unit kapal Ferry berlabuh di pelabuhan Bolok, Kupang, NTT Senin (13/1/2020). PT. ASDP Indonesia Ferry menuutup semua rute penyeberangan di seluruh wilayah NTT menyusul adanya peringatan cuaca ekstrem dari BMKG yang diperkirakan sampai dengan dengan 15 Januari 2020. ANTARA FOTO/Kornelis Kaha.

Kupang (ANTARA) - PT Angkutan, Sungai, Danau dan Penyeberangan (ASDP) Cabang Kupang telah membuka kembali sejumlah rute pelayaran di NTT yang sempat ditutup beberapa hari yang lalu akibat cuaca buruk.

"Mulai hari ini kapal operasi lagi melayani masyarakat," kata General Manager PT. ASDP Cabang Kupang CUk Prayitno kepada ANTARA di Kupang, Senin terkait perkembangan pelayaran kapal ASDP dengan rute Kupang ke beberapa pulau di NTT.

Sejumlah pelayaran yang kembali dibuka tersebut adalah Kupang-Rote, Kupang-Lembata dan juga Kupang-Sabu Raijua yang sebelumnya ditutup.

Priyatno mengatakan beberapa hari yang lalu, cuaca memang tidak memungkinkan untuk melakukan pelayaran dari Kupang maupun ke Rote, ataupun Kupang ke Lembata.

Gelombang laut beberapa hari terakhir berkisar dari 2-3 meter, sehingga kapal yang dimiliki saat ini tak mampu untuk melewati gelombang setinggi itu.

"Karena kondisi cuaca yang ekstrem dan gelombang tinggi 2 sampai dengan 3 meter, sehingga kapal kami secara teknis ukurannya 750 sampai dengan 1.500 grose tonage membahayakan keselamatan," tambah dia.

Priyatno mengaku bahwa selama ini memang jika cuaca buruk dengan gelombang setinggi tiga meter, maka otomatis seluruh pelayaran dihentikan sementara sesuai dengan larangan dari pihak Syahbandar Kupang.

Ia menambahkan bahwa saat ini sudah mendapatkan tambahan armada baru yang mampu melewati gelombang setinggi empat meter. Sehingga menurut dia sangat membantu.

"Dengan adanya KMP Jatra 1 yang besok direncanakan tiba, smoga bisa mengatasi kendala dimaksud, sehingga tetap bisa melayani masyarakat di NTT ini," tambah dia.***1***

Pewarta : Kornelis Kaha
Editor: Adi Lazuardi
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar