Okupansi ruang isolasi RS Bekasi capai 85 persen

id tingkat ketersediaan,Capai 85 persen,Okupansi isolasi RS,Kabupaten Bekasi,Satgas COVID-19

Okupansi ruang isolasi RS Bekasi capai 85 persen

Juru Bicara Satgas Percepatan Penanganan COVID-19 Kabupaten Bekasi Alamsyah tengah mengecek ruang perawatan pasien COVID-19. ANTARA/Pradita Kurniawan Syah.

Cikarang, Bekasi (ANTARA) - Satgas Percepatan Penanganan COVID-19 Kabupaten Bekasi menyatakan, tingkat ketersediaan atau okupansi ruang isolasi pasien COVID-19 di total 50 rumah sakit Kabupaten Bekasi mencapai 85 persen akibat peningkatan kasus selama awal tahun ini.

"Kondisi rumah sakit okupansinya saat ini di 85 persen dari total 650 tempat tidur yang ada di 50 rumah sakit. Ini di atas angka normal," kata Juru Bicara Satgas Percepatan Penanganan COVID-19 Kabupaten Bekasi Alamsyah di Cikarang, Kamis.

Pihaknya berencana menambah kapasitas tempat tidur ruang isolasi di sejumlah rumah sakit guna mengantisipasi bertambahnya pasien COVID-19 kategori sedang dan berat yang akan menjalani perawatan intensif.

"Minggu ini ada beberapa rumah sakit yang sudah confirm menambah bed untuk isolasi baik dengan ventilator maupun tanpa ventilator," katanya.

Baca juga: Ada lonjakan kasus, Kota Bekasi tambah kapasitas ICU pasien COVID-19
Baca juga: Kabupaten Bekasi mengganti PSBM dengan PPKM


Ia mengungkap, beberapa rumah sakit yang sudah confirm menambah bed  yaitu RS Ananda di Kecamatan Babelan, RS Mitra Medika Narom Kecamatan Cikarang Barat, serta RS Karya Medika Kecamatan Tambun Selatan.

"Mereka ada yang menambah 20, ada yang 30 bed. Baik isolasi di ruang ICU maupun isolasi tanpa ICU," ucapnya.

Alamsyah menyebut sepanjang Januari 2021 terjadi penambahan kasus yang didominasi oleh klaster keluarga. Sejumlah kecamatan seperti Cibitung, Babelan, Cikarang Selatan, dan Tarumajaya menjadi penyumbang terbanyak kasus positif dari klaster ini.

"Dari hasil identifikasi kami, di bulan ini saja jumlah kasus terkonfirmasi positif dari klaster keluarga sudah mencapai 63 kasus," ungkapnya.

Pihaknya juga menyiapkan penambahan tempat tidur di hotel isolasi untuk mengantisipasi penambahan kasus positif tanpa gejala serta gejala ringan baik dari klaster keluarga, industri, perangkat daerah, maupun klaster penyebaran lain.

"Tahun lalu kita pakai 100 kamar di Hotel Ibis Cikarang, kita akan tambah 100 kamar lagi rencananya di tahun ini," kata dia.

Baca juga: 118 tenaga kesehatan Kota Bekasi divaksin Sinovac
Baca juga: Asrama Haji Bekasi siap jadi RS Darurat COVID-19

Pewarta : Pradita Kurniawan Syah
Editor: Budhi Santoso
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar