Sudin SDA Jakpus datangkan lima pompa dari Yunani cegah banjir

id Sudin SDA Jakarta Pusat, Suku Dinas Sumber Daya Air Jakarta Pusat, SDA Jakarta Pusat, Ahmad Syaiful, Irwandi, Rumah Pompa Jatipinggir 2, Petamburan, R

Sudin SDA Jakpus datangkan lima pompa dari Yunani cegah banjir

Pompa yang digunakan untuk pengendalian banjir di Rumah Pompa Jati Pinggir 2, Jumat (29/1/2021). (ANTARA/Livia Kristianti)

Jakarta (ANTARA) - Suku Dinas Sumber Daya Air Jakarta Pusat mendatangkan lima pompa  dari Yunani untuk mencegah banjir atau genangan yang terjadi setiap musim hujan.

Lima pompa itu akan ditempatkan di tiga kecamatan yaitu Kecamatan Tanah Abang, Kecamatan Sawah Besar, dan Kecamatan Kemayoran.

Baca juga: Keberpihakan politik dalam mitigasi banjir di tengah pandemi

"Dengan adanya penambahan pompa ini, akan memperkuat prasarana pengendali banjir di Jakarta Pusat. Sehingga masyarakat dapat merasa nyaman dan tenang apabila ada ancaman banjir yang terjadi setiap musim hujan," kata Kepala Suku Dinas Sumber Daya Air Jakarta Pusat Ahmad Syaiful saat ditemui di Rumah Pompa Jati Pinggir 2, Petamburan, Jakarta Pusat, Jumat.

Syaiful mengatakan pompa dengan kapasitas paling besar berada di Rumah Pompa Industri Sawah Besar dengan kapasitas 1000 liter per detik, lalu sebanyak 2 pompa berkapasitas 500 liter per detik di tempatkan di Rumah Pompa Jati Pinggir 2 Petamburan dan Rumah Pompa Rajawali Selatan Kemayoran.

Baca juga: Kesiapan Jakarta menghadapi banjir

Disusul juga dengan 2 pompa berkapasitas 250 liter per detik di tempatkan di Rumah Pompa Jayakarta Sawah Besar.
Plh Wali Kota Jakarta Pusat Irwandi bersama dengan Kepala Suku Dinas SDA Jakarta Pusat Ahmad Syaiful meninjau pemasangan pompa baru di Rumah Pompa Jati Pinggir 2, Jumat (29/1/2021). (ANTARA/Livia Kristianti)

Pemasangan pompa oleh Sudin SDA Jakarta Pusat itu pun ditinjau juga Pelaksana Harian (Plh) Wali Kota Jakarta Pusat Irwandi.

Irwandi memilih meninjau pemasangan pompa di Rumah Pompa Jati Pinggir 2, Petamburan karena kawasan itu kerap terjadi banjir karena dekat dengan saluran Kali Banjir Kanal Barat (BKB).

Baca juga: Pemprov DKI Jakarta imbau warga waspadai cuaca ekstrem

"Di sini daerah rawan banjir, tiap tahun langganan banjir. Karena lokasinya di pinggir  BKB. Kalau  meluap  ketinggian air kadang bisa dua meter. Nah mudah-mudahan dengan adanya pompa ini kita dapat mengatasi banjir karena kapasitasnya bertambah," kata Irwandi optimis.

Ia pun berharap dengan penambahan unit-unit pompa di wilayahnya maka warga Jakarta Pusat dapat terbebas dari ancaman banjir.

Pewarta : Livia Kristianti
Editor: Ganet Dirgantara
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar