BPS: Libur Natal picu kenaikan penerbangan domestik pada Desember 2020

id Penerbangan domestik, Penerbangan internasional,bps

BPS: Libur Natal picu kenaikan penerbangan domestik pada Desember 2020

Sejumlah pesawat di Bandara Husein Sastranegara, Bandung, Jawa Barat, Kamis (20/8/2020). ANTARA FOTO/Raisan Al Farisi/foc.

Jakarta (ANTARA) - Badan Pusat Statistik(BPS) mencatat libur Natal 2020 dan Tahun Baru 2021 serta pemberlakuan cuti bersama memicu peningkatan penerbangan domestik pada Desember 2020 dibandingkan November 2020.

"Kita bisa melihat bahwa penerbangan domestik pada Desember 2020 ini masih mengalami peningkatan. Jumlah penumpang transportasi angkutan udara domestik pada Desember 2020 adalah sebesar 3,36 juta orang," kata Kepala BPS Suhariyanto saat menggelar konferensi pers secara virtual di Jakarta, Senin.

Angka penerbangan domestik tersebut, lanjutnya, naik 23 persen dibandingkan November 2020.

Baca juga: BPS: Penumpang angkutan udara domestik November naik 33,43 persen

Sementara, untuk jumlah penumpang angkutan udara internasional hanya 60 ribu orang atau mengalami peningkatan 30 persen dibandingkan November 2020.

"Kalau kita kumulatifkan, penerbangan domestik pada 2020 hanya 32,39 juta atau turun 59,8 persen dibandingkan 2019. Demikian juga untuk kedatangan internasional, mengalami penurunan hingga 80,8 persen," ungkap Suhariyanto.

Sedangkan, jumlah penumpang angkutan laut dalam negeri yang diberangkatkan pada Desember 2020 tercatat 1,3 juta orang atau naik 9,23 persen dibanding November 2020 dan jumlah barang yang diangkut turun 0,92 persen menjadi 27,1 juta ton.

Selama Januari-Desember 2020, jumlah penumpang angkutan laut domestik mencapai 14,2 juta orang atau turun 40,66 persen dibanding 2019, sedangkan jumlah barang yang diangkut naik 1,61 persen atau mencapai 302,6 juta ton.

Kemudian, jumlah penumpang kereta api pada Desember 2020 sebanyak 13,5 juta orang atau turun 1,50 persen dibanding November 2020. Serupa, jumlah barang yang diangkut kereta api mengalami penurunan 1,39 persen menjadi 4,3 juta ton.

Dengan demikian, selama Januari-Desember 2020, jumlah penumpang kereta api mencapai 186,1 juta orang atau turun 56,40 persen dibanding 2019. Hal yang sama untuk jumlah barang yang diangkut kereta api turun 5,19 persen menjadi 48,5 juta ton.

Baca juga: Penumpang SMB II Palembang naik 31,40 persen pada November 2020
Baca juga: Penumpang pesawat domestik anjlok 59,15 persen pada Januari-Oktober


Pewarta : Sella Panduarsa Gareta
Editor: Kelik Dewanto
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar