Kemarin, PPKM diminta berbasis mikro hingga polemik Orient Riwu Kore

id Berita politik menarik kemarin,orient p riwu kore,pilkada sabu raijua

Kemarin, PPKM diminta berbasis mikro hingga polemik Orient Riwu Kore

Sejumlah petugas sedang menyortir surat suara Pilkada Sabu Raijua. ANTARA/Bernadus Tokan/am.

Jakarta (ANTARA) - Lima berita politik pada Rabu (3/2) yang masih menarik untuk dibaca dan menjadi perhatian publik, mulai dari Presiden Joko Widodo meminta Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) dilakukan berbasis mikro hingga polemik kewarganegaraan bupati terpilih Sabu Raijua Orient P Riwu Kore

1. Presiden minta pendekatan PPKM berbasis mikro

Jakarta (ANTARA) - Presiden RI Joko Widodo meminta Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) sebagai salah satu upaya penanganan COVID-19, dilakukan dengan pendekatan berbasis mikro atau di tingkat lokal.

Selengkapnya di sini

2. Wapres sebut SKB seragam sekolah agar lindungi seluruh warga bangsa

Jakarta (ANTARA) - Wakil Presiden Ma’ruf Amin mengatakan Surat Keputusan Bersama (SKB) Tiga Menteri tentang Penggunaan Seragam Sekolah diterbitkan untuk melindungi seluruh warga bangsa dari intoleransi dan sikap yang mencederai persatuan.

Selengkapnya di sini

3. Kemendagri segera ambil sikap polemik kewarganegaraan Orient Riwu Kore

Jakarta (ANTARA) - Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) segera mengambil sikap atas polemik kewarganegaraan bupati terpilih Sabu Raijua Orient P Riwu Kore.

Selengkapnya di sini

4. Moeldoko tanggapi isu dirinya didorong sebagai capres Demokrat 2024

Jakarta (ANTARA) - Mantan Panglima TNI Jenderal TNI (Purn.) Moeldoko menanggapi isu yang menyebut dirinya didorong sebagai calon presiden dari Partai Demokrat untuk Pilpres 2024 oleh pendiri dan senior Demokrat

Selengkapnya di sini

5. Panglima TNI sebut soliditas TNI-Polri terbukti sebagai pilar bangsa

Jakarta (ANTARA) - Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto menyebutkan, soliditas dan sinergi TNI-Polri selama ini berlangsung telah terbukti sebagai pilar bangsa untuk mengawal pembangunan nasional.

Selengkapnya di sini

Pewarta : Fathur Rochman
Editor: Tasrief Tarmizi
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar