ASDP gandeng dompet digital untuk pembayaran tiket ferry

id kapal ferry,ferry,tiket ferry,tiket kapal ferry,asdp,asdp indonesia ferry,shopee,shopeepay

ASDP gandeng dompet digital untuk pembayaran tiket ferry

Sejumlah unit kapal Ferry berlabuh di pelabuhan Bolok, Kupang, NTT Senin (13/1/2020). ANTARA/Kornelis Kaha.

Jakarta (ANTARA) - PT ASDP Indonesia Ferry berkolaborasi dengan ShopeePay untuk pembayaran digital tiket kapal ferry.

"Gaya hidup masyarakat saat ini lebih banyak bertransaksi secara cashless, sehingga e-ticketing menjadi suatu solusi yang dapat memberikan kemudahan bagi pengguna jasa kapal ferry," kata Sekretaris Perusahaan PT ASDP Indonesia Ferry, Shelvy Arifin, dalam keterangan pers bersama, Jumat.

Baca juga: Arus balik, ASDP catat 74 persen penumpang kembali ke Jawa

Pembayaran dengan ShopeePay bisa dilakukan ketika memesan tiket kapal ferry mellaui situs www.ferizy.com maupun aplikasi Ferizy.

Pengguna harus mengisi pelabuhan asal dan tujuan, jenis pengguna jasa, golongan kendaraan, jadwal masuk pelabuhan, waktu keberangkatan dan jumlah penumpang.

Setelah data sesuai, lanjutkan ke pembayaran dan pengguna akan menemukan opsi pembayaran dengan dompet digital tersebut.

Pengguna bisa membeli tiket mulai H-60 sampai 5 jam sebelum keberangkatan melalui situs dan aplikasi Ferizy.

Pembelian tiket dan pembayaran dengan dompet digital merupakan bagian dari program digitalisasi perusahaan tersebut agar reservasi tiket bisa dilakukan secara mudah dan cepat.

Pembelian tiket ferry secara daring ini juga sesuai dengan aturan Kementerian Perhubungan PM No.19 tentang Penyelenggaraan Tiket Angkutan Penyeberangan Secara Elektronik, yang akan diterapkan di seluruh lintasan dan pelabuhan yang dikelola oleh ASDP Indonesia Ferry.

Dalam siaran pers yang sama, Head of Campaigns and Growth Marketing ShopeePay, Cindy Candiawan, menyatakan kerja sama ini akan mendorong transaksi digital di lebih banyak tempat.

Kementerian Komunikasi dan Informatika sedang membangun infrastruktur telekomunikasi untuk mendukung transformasi digital dan ekonomi digital, termasuk di dalamya digitalisasi pembayaran.

Pembayaran digital semakin populer ketika pandemi virus corona, ketika mau tidak mau masyarakat harus beraktivitas dari jarak jauh. Data Kominfo, pada April 2020 saja jumlah total toko yang menggunakan sistem pembayaran digital mencapai 4,3 juta, sementara jumlah transaksi senilai Rp17,6 triliun.

Baca juga: ASDP operasikan kembali KMP Ferrindo 5 layani Jakarta-Surabaya

Baca juga: Pembayaran online lintas negara makin diminati

Baca juga: Lakukan reformasi, BI atur kepemilikan penyelengara sistem pembayaran

Pewarta : Natisha Andarningtyas
Editor: Ida Nurcahyani
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar