LPI ingin ciptakan iklim investasi yang nyaman bagi investor

id Ceo ina ridha wirakusumah, investasi,Indonesia investment authority

LPI ingin ciptakan iklim investasi yang nyaman bagi investor

Ketua Dewan Direktur Indonesia Investment Authority (INA) atau Lembaga Pengelola Investasi (LPI) Ridha Wirakusumah. ANTARA/Prasetyo Utomo/pd/10

Jakarta (ANTARA) - Ketua Dewan Direktur Indonesia Investment Authority (INA) atau Lembaga Pengelola Investasi (LPI) Ridha Wirakusumah menyatakan ingin menciptakan iklim investasi yang membuat investor nyaman berinvestasi.

"Yang pertama, yang ingin saya tekankan kami ingin menciptakan climate of investments sehingga para investor masuk ke RI lebih nyaman dan yakin," ujar Ridha dalam keterangan pers, di Jakarta, Selasa.

Ridha berharap investor bisa untuk bersama-sama berpartisipasi dalam pembangunan Indonesia yang memiliki masa depan luar biasa, baik dari demografis, ukuran serta potensi bisnisnya.

"Yang kami cari adalah dana modal bukan dana pinjaman, dana yang kalau bisa value adding, dan yang tentunya juga dari sumber-sumber yang governance yang baik, clean," jelasnya.

Dia juga berharap semua dana yang diinvestasikan terus bertumbuh menjadi dana yang memakmurkan generasi-generasi berikutnya.

"Langkah-langkah yang akan kita lakukan adalah menciptakan rumah yang betul dan profesionalisme yang tinggi, governance yang kuat dipandu oleh dewan pengawas kami serta kebijakan yang akan kita tetapkan juga," jelasnya.

Menurut Ridha, pihaknya akan mengundang lrembaga akunting profesional untuk memastikan tata kelola yang baik. Selain itu juga akan melihat aset-aset yang bisa dikerjasamakan dengan investor untuk segera mendukung pembangunan infrastruktur.

Baca juga: Sri Mulyani: Sudah banyak investor global ingin kerja sama dengan INA

Baca juga: Presiden Jokowi yakin INA dapat meraih kepercayaan investor

Baca juga: Presiden yakin INA mampu kejar ketertinggalan

Baca juga: Presiden Jokowi perkenalkan Direksi INA, Ridha Wirakusumah jadi Dirut

 

Pewarta : Rangga Pandu Asmara Jingga
Editor: Ahmad Buchori
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar