Partisipasi Pilkada Bengkulu tertinggi kedua nasional

id Bengkulu, Pilkada,kpu bengkulu,pasrtisipasi pemilih

Partisipasi Pilkada Bengkulu tertinggi kedua nasional

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Bengkulu Irwan Syaputra saat diwawancarai terkait keberhasilan penyelenggaraan Pilkada Gubernur dan Wakil Gubernur Bengkulu dengan tingkat partisipasi pemilih tertinggi kedua nasional. ANTARA/Carminanda.

Bengkulu (ANTARA) - Tingkat partisipasi masyarakat dalam pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Bengkulu pada Pilkada 9 Desember 2020 lalu merupakan tertinggi kedua nasional.

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Bengkulu Irwan Saputra di Bengkulu, Minggu menyebut bahwa persentase partisipasi masyarakat pada Pilkada Bengkulu 2020 mencapai 77,73 persen.

Sedangkan daerah dengan tingkat partisipasi pemilih tertinggi nasional yaitu Provinsi Sulawesi Utara yang mencapai 78,72 persen.

Baca juga: KPU tetapkan Ansar-Marlin sebagai paslon terpilih Pilkada Kepri
Baca juga: Sengketa Pilkada Konawe Selatan berlanjut ke pembuktian di MK, 3 Maret


"Angka tingkat partisipasi kita yaitu 77,73 persen dan merupakan tertinggi kedua setelah Sulawesi Utara. Ini merupakan pencapaian yang patut kita syukuri," kata Irwan.

Capaian tingkat partisipasi pemilih Pilkada Gubernur dan Wakil Gubernur Bengkulu 2020 itu berhasil melampaui target nasional yang ditetapkan 77,5 persen.

Sementara itu, Komisioner KPU Provinsi Bengkulu Darlinsyah mengatakan capaian tingkat partisipasi Pilkada Bengkulu yang menjadi tertinggi kedua nasional itu menjadi salah satu indikator kesuksesan pelaksanaan pilkada di Bengkulu.

Meskipun, kata dia, pihaknya belum melakukan evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Bengkulu 2020 karena pihaknya baru saja mengakhiri tahapan pilkada yaitu menetapkan Gubernur dan Wakil Gubernur Bengkulu terpilih.

Selain itu, tingkat partisipasi Pilkada Bengkulu 2020 meningkat bila dibandingkan dengan tingkat partisipasi pemilih dalam Pilkada 2015 yang mencapai sekitar 67 persen.

"Ini cukup menarik karena partisipasi kita meningkat dibanding 2015, padahal kita tahu pilkada ini digelar di tengah pandemi COVID-19 dan pada tanggal 9 Desember itu hampir seluruh daerah di Bengkulu hujan deras bahkan ada beberapa daerah yang banjir," demikian Darlinsyah.

Baca juga: Vaksinasi COVID-19 di Pulau Enggano terkendala sarana pengiriman
Baca juga: BMKG : Waspadai peningkatan aktivitas gempa di zona Bengkulu-Lampung
Baca juga: Polisi bongkar dua ladang ganja berkedok kebun kopi di Seluma

Pewarta : Carminanda
Editor: Tasrief Tarmizi
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar