BNN Sultra proteksi Majelis Taklim dan santri dari bahaya narkoba

id BNN, Sultra

BNN Sultra proteksi Majelis Taklim dan santri dari bahaya narkoba

Pihak BNNP Sultra bersama ibu-ibu Majelis Taklim dan anak-anak santri TPQ Al-Miraj Kecamatan Kadia, Kota Kendari, Senin (22/2/2021). (ANTARA/HO-BNN Sultra)

Kendari (ANTARA) - Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Sulawesi Tenggara memproteksi ibu-ibu Majelis Taklim dan anak-anak santri TPQ Al-Miraj Kecamatan Kadia, Kota Kendari dari bahaya penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba.

Penyuluh Narkoba BNNP Sultra Lili Saus di Kendari, Senin, mengatakan pihaknya memproteksi anggota Majelis Taklim dan santri dengan memberikan edukasi tentang narkoba sehingga mampu melindungi diri mereka dari penyalahgunaan obat-obat terlarang dan mampu menerapkan pola hidup sehat.

"Kami sosialisasikan tentang narkoba dan penggolongannya, jenis-jenis narkoba sehingga mereka bisa melindungi diri sendiri, keluarga, dan lingkungannya dari bahaya narkoba," kata Lili.

Baca juga: BNN bentuk empat kelurahan bebas narkoba di Kendari

Selain itu, kata dia, pihaknya juga menjelaskan dampak penyalahgunaan narkoba baik terhadap fisik maupun sosial, kesehatan, keamanan, dan  ancaman hukuman bagi penyalahguna narkoba.

"Kami terus mengajak kepada semua pihak agar memiliki kesadaran yang tinggi dalam mencegah peredaran gelap narkoba," tutur Lili.

Ia juga mengimbau kepada ibu-ibu Majelis Taklim agar menyosialisasikan tentang bahaya narkoba di lingkungan mereka masing-masing sehingga generasi di lingkungan mereka bisa bebas dari penyalahgunaan narkoba.

Baca juga: BNN Sultra canangkan IAIN Kendari jadi kampus bersih narkoba

"Termasuk anak-anak santri kita ajak agar tidak ada yang mau terlibat terhadap peredaran narkoba atau ada yang mau mencoba-coba, karena kalau sudah mencoba akan ketagihan dan akan merusak masa depan," katanya.

Ketua Kelompok Kerja (Pokja) Penyuluh Agama Kelurahan Kadia Harniati menilai upaya yang dilakukan oleh BNN sangat positif dalam mencegah peredaran gelap narkoba khususnya di lingkungan tersebut

"Kegiatan seperti ini tentunya sangat bernilai positif sehingga kita bisa bersama-sama mencegah peredaran dan penyalahgunaan narkoba," katanya.

Baca juga: BNN: Gunakan narkoba picu kerusakan kualitas hidup

Ketua Pengurus Remaja Mesjid Al Miraj Kecamatan Kadia Suriadi mengatakan pihaknya siap bersinergi dengan BNN dalam mencegah penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba.

"Insya Allah kita siap bersinergi dengan BNN dalam menciptakan lingkungan yang bersih dari penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba," katanya.

Pewarta : Muhammad Harianto
Editor: Bambang Sutopo Hadi
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar