Kemarin, rupiah digital hingga "smart grid" percepat elektrifikasi

id kemarin,rupiah digital,smart grid,ekonomi

Kemarin, rupiah digital hingga "smart grid" percepat elektrifikasi

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Papua, Naek Tigor Sinaga (tengah) didampingi Asisten Manager Bank Indonesia, Hizkia Peranginangin (kanan) berikan sosialisasi bayar uang rupiah digital di Mal Jayapura, Papua, Kamis (9/1/20). ANTARA FOTO/Indrayadi TH.

Jakarta (ANTARA) - Sejumlah informasi penting menghiasi berita ekonomi pada Sabtu (27/2) mulai dari rencana pemerintah membuat rupiah digital yang dinilai positif hingga Menteri ESDM sebut "smart grid" percepat elektrifikasi di wilayah 3T.

Berikut rangkuman berita selengkapnya yang masih menarik untuk dibaca kembali.

1. Rencana pemerintah membuat rupiah digital dinilai positif

Langkah pemerintah melalui Bank Indonesia yang berencana membuat rupiah digital atau central bank digital currency sebagai upaya membesarkan ekosistem digitalisasi di Indonesia dinilai sebagai hal positif.

Berita selengkapnya klik di sini

2. Masyarakat diimbau waspadai formulir elektronik program PTSL

Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) mengimbau masyarakat untuk mewaspadai pengumpulan data pribadi (pishing) melalui formulir elektronik yang mencatut program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL).

Berita selengkapnya klik di sini

3. KKP nyatakan perang dengan penyelundup benih lobster

Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menyatakan perang terhadap praktik penyelundupan benih lobster dalam rangka menjaga aspek keberlanjutan sumber daya kelautan dan perikanan nasional.

Berita selengkapnya klik di sini

4. Indef minta pemerintah matangkan rencana buka pariwisata Bali

Lembaga kajian ekonomi Institute for Development of Economics and Finance (Indef) meminta pemerintah lebih mematangkan rencana pembukaan kembali pariwisata di Bali.

Berita selengkapnya klik di sini

5.Menteri ESDM sebut "smart grid" percepat elektrifikasi di wilayah 3T

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif menyebutkan pembangunan jaringan listrik pintar (smart grid) mampu mempercepat elektrifikasi masyarakat yang tinggal di wilayah terdepan, tertinggal, dan terluar (3T).

Berita selengkapnya klik di sini

Pewarta : Aji Cakti
Editor: Royke Sinaga
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar