Sahroni: Artidjo punya prinsip kuat berantas korupsi

id Sahroni,Komisi III DPR,Artidjo Alkostar,KPK,aa

Sahroni: Artidjo punya prinsip kuat berantas korupsi

Mantan Hakim Agung Kamar Pidana Mahkamah Agung (MA), Artidjo Alkostar menunjukkan buku tentang dirinya saat konferensi pers di Media Center Mahkamah Agung, Jakarta, Jumat (25/5/2018). Hakim Agung Kamar Pidana MA Artidjo Alkostar resmi pensiun pada Selasa (22/5), setelah mengabdi selama 18 tahun di MA sejak tahun 2000 dan menangani 19.708 perkara. ANTARA FOTO/Galih Pradipta/ama/aa.

Jakarta (ANTARA) - Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni menilai anggota Dewan Pengawas KPK Artidjo Alkostar merupakan sosok yang memiliki prinsip kuat dalam pemberantasan korupsi.

"Innalillahi wainnailaihi rojiun. Beliau sosok yang punya prinsip kuat dalam pemberantasan korupsi," kata Sahroni kepada ANTARA di Jakarta, Minggu.

Sahroni menyampaikan dukacita dan rasa sedih atas meninggalnya Artidjo. Dia mengaku merasa kehilangan sosok tokoh hebat dan terkenal memegang prinsip kuat dalam pemberantasan korupsi.

Baca juga: Anggota Dewas KPK Artidjo Alkostar meninggal dunia

Baca juga: PBNU sampaikan duka berpulangnya Artidjo Alkostar


Sebelumnya, Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD melalui akun Twitter resminya menyampaikan kabar meninggalnya anggota Dewan KPK Artidjo Alkostar pada Minggu (28/2) siang.

"Kita ditinggalkan lagi oleh seorang tokoh penegak hukum yg penuh integritas. Mantan hakim agung Artidjo Alkostar yg kini menjabat sbg salah seorang anggota Dewan Pengawas KPK telah wafat siang ini (Minggu, 28/2)," kata Mahfud.

Artidjo Alkostar pernah menjadi Direktur LBH Yogyakarta, dosen Fakultas Hukum UII dan Hakim Agung sejak 2000 hingga 2018 dan sudah menangani 19.483 perkara.

Artidjo Alkostar menyelesaikan pendidikan SMA di Asem Bagus, Situbondo. Selanjutnya melanjutkan studi di Fakultas Hukum (Universitas Islam Indonesia (UII) Yogyakarta dan melanjutkan Master of Laws di Nort Western University, Chicago serta melanjutkan S3 di Universitas Diponegoro Semarang dan mendapatkan gelar Doktor Ilmu Hukum pada 2007.

Baca juga: Kepergian mendadak Artidjo Alkostar, sang penjaga marwah antikorupsi

Baca juga: Artidjo ungkap dirinya pernah ditawari suap oleh pengusaha


Pewarta : Imam Budilaksono
Editor: Nurul Hayat
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar