Dinkes: Dua kelurahan di Mataram bertahan jadi zona hijau COVID-19

id covid mataram

Dinkes: Dua kelurahan di Mataram bertahan jadi zona hijau COVID-19

Kepala Dinas Kesehatan Kota Mataram dr H Usman Hadi (berdiri), Senin (1//3-2021), menyampaikan data perkembangan COVID-19 Kota Mataram, dihadapan Wali Kota Mataram H Mohan Roliskana dan Wakil Wali Kota Mataram TGH Mujiburrahman (depan pakai peci). ANTARA/Nirkomala/am.

Mataram (ANTARA) - Dinas Kesehatan Kota Mataram, Provinsi Nusa Tenggara Barat, menyatakan dua kelurahan yakni Kelurahan Mandalika dan Dasan Cermen masih berstatus zona hijau COVID-19 dengan nol kasus.

"Dari 50 kelurahan di Mataram, hanya dua kelurahan itu yang bertahan zona hijau. Kelurahan lainnya didominasi dengan zona merah, oranye dan kuning," kata Kata Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Mataram dr H Usman Hadi di Mataram, Senin.

Dua kelurahan yang masih zona hijau COVID-19 tersebut berdasarkan data sebaran COVID-19 sampai dengan pekan ke-8 pada 24 Februari 2021.

"Jika merujuk dari peta sebaran COVID-19 per kelurahan, secara umum kita masuk zona oranye (risiko sedang) COVID-19," katanya, di sela menyampaikan data perkembangan COVID-19 dihadapan Wali Kota Mataram H Mohan Roliskana dan Wakil Wali Kota Mataram TGH Mujiburrahman.

Baca juga: RSUD Mataram fasilitasi vaksinasi COVID-19 untuk lansia

Baca juga: Satgas: Hunian rumah sakit darurat COVID-19 mulai berkurang


Menurutnya, beberapa hambatan yang dihadapi dalam penanganan dan proses pendataan sebaran kasus COVID-19 antara lain, kontak erat kurang kooperatif terutama terhadap kejujuran, data kurang lengkap, masih ada stigma di masyarakat.

"Selain itu, masyarakat abai dalam penerapan 3M yakni menggunakan masker, mencuci tangan dan menjaga jarak. Karena itu, pendisiplinan protokol kesehatan COVID-19, penting ditingkatkan," katanya.

Menanggapi hal tersebut Wali Kota Mataram H Mohan Roliskana meminta Dinkes mencari tahu upaya pencegahan apa yang dilaksanakan oleh dua kelurahan sampai saat ini masih bertahan zona hijau COVID-19.

"Apakah di sana diterapkan prokes COVID-19 yang ketat, atau seperti apa sehingga mereka masih bisa tetap hijau di tengah kelurahan lainnya berstatus merah, oranye dan kuning," katanya.

Mohan berharap, informasi terharap upaya pencegahan yang dilakukan dua kelurahan itu nantinya bisa menjadi referensi untuk diterapkan ke kelurahan-kelurahan lainnya.

"Dengan demikian, kita bisa bekerja sama dan berkomitmen mengeluarkan Kota Mataram dari zona oranye COVID-19," katanya.*

Baca juga: Satgas: Pasien COVID-19 di RS darurat terus meningkat

Baca juga: Satgas: Pasien sembuh dari COVID-19 di Mataram bertambah 25 orang

Pewarta : Nirkomala
Editor: Erafzon Saptiyulda AS
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar