ASDP kembali aktifkan pelayaran Batulicin, Kalsel-Garongkong, Sulsel

id asdp,rute Batulicin-Garongkong,dibuka kembali

ASDP kembali aktifkan pelayaran Batulicin, Kalsel-Garongkong, Sulsel

ASDP Batulicin aktifkan pelayaran rute Garongkong (Antaranews/sjd)

Tanah Bumbu (ANTARA) - Manajemen PT Angkutan Sungai Danau dan Penyeberangan (ASDP) Indonesia Ferry (Persero) Cabang Batulicin, Kabupaten Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan, kembali mengaktifkan pelayaran rute Garongkong, Sulawesi Selatan.

"Sebulan terakhir pelayaran kapal Awun-awu dari Batulicin menuju Garongkong pulang pergi (pp) sempat kami tutup akibat ada perbaikan," kata General Manager PT ASDP Cabang Batulicin, Masagus Hamdani, di dampingi Meneger Usaha Akhmad Sunedi, di Batulicin, Senin.

Setelah dilakukan perawatan rutin, kini pelayanan kapal tersebut semakin baik dibandingkan pada pelayanan sebelumnya.

Bahkan, perjalanan dari Batulicin menuju Garongkong atau sebaliknya kini dapat ditempuh dalam waktu 22 jam.

"Sebelum dilakukan doking jarak tempuh kapal rute tersebut memakan waktu sekitar 24-26 jam, namun kini lebih cepat enam jam ," ujarnya.

Bukan hanya itu, fasilitas lain yang membuat calon penumpang lebih nyaman saat berlayar adalah, yang bersangkutan mendapatkan "tatami" atau tempat tidur lesehan yang dilengkapi dengan alas tidur yang empuk.

"Sebelumnya calon penumpang hanya dapat tempat duduk saat kapal berlayar namun kini fasilitas di dalam kapal semakin lengkap bahkan penumpang juga dapat tempat tidur," terangnya.

Jadwal keberangkatan kapal hingga saat ini PT ASDP belum melakukan perubahan atau masih tetap, yakni seminggu dua kali pelayaran pada rute tersebut.

Keberangkatan kapal dari Batulicin-Garongkong dijadwalkan setiap Senin dan Kamis pukul 08.00 wita, sedangkan dari Garongkong-Batulicin setiap Sabtu dan Selasa pukul 08.00 wita.

"Kami berharap setelah dilakukan doking pada kapal Awu-awu maka calon penumpang kapal mendapatkan kenyamanan saat melakukan pelayaran," pungkas Sunedi.

Baca juga: ASDP gandeng dompet digital untuk pembayaran tiket ferry
 

Pewarta : Imam Hanafi/sujud mariono
Editor: Biqwanto Situmorang
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar