Orangutan yang terancam punah lahir di KB New Orleans

id Orangutan Sumatra,KB New Orleans,kelahiran

Orangutan yang terancam punah lahir di KB New Orleans

Ilustrasi - Bayi orangutan Sumatra berusia 11 hari bernama Mathai digendong induknya, Sari, di taman margasatwa, kebun binatang dan kebun raya Pairi Daiza di Brugelette, Belgia, Rabu (9/12/2020). ANTARA FOTO/REUTERS/Yves Herman/foc/cfo

Washington (ANTARA) - Seekor orangutan Sumatra yang terancam punah lahir di New Orleans sebagai kejutan menggembirakan bagi para penjaga kebun binatang, yang telah memperkirakan kelahirannya sekitar April atau Mei.

Reese, 12 tahun, orangutan yang melahirkan untuk pertama kali itu, mencium bayinya yang berambut merah. Momen tersebut terekam dalam video yang dirilis oleh Audubon Nature Institute.

Bayi itu, lahir pada Minggu, belum diberi nama dan dokter hewan belum menentukan jenis kelaminnya, kata juru bicara lembaga setempat yang mengelola kebun binatang.

Ayah sang bayi, Jambi, tiba dari Kebun Binatang Hannover di Jerman pada 2018 dan "digolongkan sebagai salah satu pejantan paling bernilai secara genetik di Amerika Utara," kata lembaga itu.

Orangutan Sumatra adalah salah satu dari tiga spesies orangutan berambut panjang. 
Dalam bahasa Melayu, orangutan berarti orang hutan.

Jumlahnya yang hidup di alam liar kurang dari 14.000 ekor. Habitat asli mereka di Asia Tenggara terancam oleh pembangunan, penambangan dan perkebunan kelapa sawit, membuat spesies tersebut "sangat terancam punah," menurut International Union for Conservation of Nature

Sumber: Reuters

Baca juga: Thailand kembalikan orangutan Sumatra korban selundupan ke Indonesia

Baca juga: Hari Orangutan Sedunia, konservasionis serukan pencegahan karhutla

Baca juga: Pakar sebut pandemi COVID-19 beri dampak terhadap konservasi orangutan


 

Bayi orangutan Kalimantan lahir di kebun binatang Inggris


 

Pewarta : Mulyo Sunyoto
Editor: Tia Mutiasari
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar