BMKG Bengkulu keluarkan peringatan dini hujan disertai angin kencang

id Bengkulu, BMKG

BMKG Bengkulu keluarkan peringatan dini hujan disertai angin kencang

Ilustrasi - Nelayan memindahkan bahan bakar untuk kapal bagan saat langit berawan di Pantai Pasie Nan Tigo, Padang, Sumatera Barat, Senin (2/11/2020). ANTARA FOTO/Iggoy el Fitra/hp.

Bengkulu (ANTARA) - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Bengkulu mengeluarkan peringatan dini adanya potensi hujan dengan intensitas lebat disertai petir dan angin kencang untuk enam Kabupaten di Bengkulu.

Kasi Data dan Informasi Stasiun Meteorologi Fatmawati Soekarno BMKG Bengkulu Anang Anwar mengatakan keenam kabupaten tersebut yakni Mukomuko, Bengkulu Utara, Lebong, Rejang Lebong, Kepahiang dan Bengkulu Tengah.

"Di enam wilayah itu masih berpotensi terjadi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat disertai guntur dan angin kencang berdurasi singkat," kata dia di Bengkulu, Selasa.

Anang menambahkan kondisi tersebut diperkirakan juga dapat meluas ke tiga daerah lainnya yaitu Kota Bengkulu, Kabupaten Seluma dan Kabupaten Bengkulu Selatan.

Baca juga: BMKG Bengkulu: waspadai banjir dan longsor

Baca juga: BMKG: gelombang di perairan Bengkulu lima meter


Selain itu, Anang juga menjelaskan prakiraan cuaca di perairan Bengkulu dengan gelombang sedang dan kecepatan angin mencapai 2 hingga 10 knot.

Kemudian suhu pada siang hari mencapai 28 derajat celsius dengan tingkat kelembaban 90 persen. Sedangkan pada malam hari suhu mencapai 26 derajat celsius dengan tingkat kelembaban sama.

Masyarakat diimbau tetap waspada dengan potensi banjir, tanah longsor dan angin kencang berdurasi singkat akibat hujan lebat atau hujan dengan durasi lama.

Cuaca buruk yang terjadi tersebut disebabkan adanya daerah tekanan rendah di selatan Jawa yang membuat belokan angin di daerah Bengkulu sehingga peluang terbentuknya awan hujan di wilayah Bengkulu semakin besar yang menyebabkan hujan turun lebih cepat.

Menurutnya, dengan adanya daerah perlambatan atau pertemuan angin di wilayah Bengkulu serta labilitas lokal kuat di beberapa wilayah Bengkulu dapat mendukung proses konvektif atau proses pertumbuhan awan hujan skala lokal disekitar wilayah Bengkulu.

"Oleh karena itu kami meminta kepada seluruh masyarakat Provinsi Bengkulu untuk terus waspada terkait cuaca buruk yang terjadi," demikian Anang.*

Baca juga: Perahu nelayan Bengkulu hilang diterjang badai

Baca juga: BMKG : gelombang laut perairan Enggano 3 meter

Pewarta : Carminanda
Editor: Erafzon Saptiyulda AS
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar